Perekonomian AS Membaik Tapi Sektor Perumahan Turun

Kemungkinan, sektor perumahan tertunda akibat cuaca buruk, terutama di Amerika bagian utara dan barat.

Perekonomian AS Membaik Tapi Sektor Perumahan Turun
Public Domain via Pixabay
Patung Liberty di New York 

TRIBUNKALTIM.CO, WASHINGTON -- Data industri Amerika Serikat di Januari naik tertinggi dalam 14 bulan terakhir seiring data manufaktur yang positif. Hal ini mengindikasikan perbaikan ekonomi AS.

Data lain pada Rabu (17/02/2016) menunjukkan penurunan mengejutkan pada sektor perumahan yang mulai turun sejak bulan lalu.

Kemungkinan, sektor perumahan tertunda akibat cuaca buruk, terutama di Amerika bagian utara dan barat.

Namun dengan izin pembangunan gedung dan aktivitas peletakan batu pertama yang sudah berjalan, kemungkinan konstruksi perumahan akan mulai meningkat pada bulan mendatang.

Kenaikan hasil industri pada lima bulan pertama akan membantu mengatasi ketakutan akibat resesi yang membuat goyang pasar AS, serta mengeliminasi isu kenaikan suku bunga acuan oleh The Fed di Maret.

Baca: Batik Mendunia, Amerika Serikat Jadi Tujuan Ekspor Terbesar

"KIta bisa melihat bahwa saat ini konsumen sudah mulai membelanjakan uangnya, manufaktur mulai rebound dan perumahan, walaupun belum bagus, juga menjalani minggu yang berat. Ekonomi domestik baik-baik saja," kata Joel Naroff, kepala ekonom di Naroff Economic Advisors di Holland, Pennsylvania, AS.

Produksi industri naik 0,9 persen bulan lalu, yang merupakan kenaikan tertinggi sejak November 2014, menurut The Fed. Kenaikan ini, sebelumnya didahului dengan penurunan 0,7 persen di Desember.

Kenaikan produksi industri didorong oleh produk manufaktur yang naik 0,5 persen. Kenaikan produk manufaktur ditopang oleh produksi barang tahan lama, misal mesin-mesin, furnitur dan logam.

Selain itu, perakitan kendaraan juga mengalami akselerasi. Produksi makanan, tekstil dan bahan kimia juga meningkat.

Perumahan Melemah

Dalam laporan terpisah, Departemen Perdagangan AS melaporkan aktivitas ground breaking perumahan baru turun 3,8 persen, atau hanya menambah 1.099 juta unit rumah pada Januari.

Penurunan ini terjadi di wilayah Northeast, yang terkena badai salju dan di wilayah Midwest.

Izin pembangunan turun 0,2 persen menjadi 1.202 juta unit di Januari. Namun, di Februari aktivitas pembangunan rumah diperkirakan meningkat. (Aprillia Ika)

***
Baca berita selengkapnya, eksklusif, terkini, unik dan menarik di Harian Tribun Kaltim
Seru, berinteraksi dengan 75 ribu netizen? Like fan page  fb TribunKaltim.co, Follow  twitter@tribunkaltim dan tonton Video YoutubeTribunKaltim
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help