Piala Gubernur Kaltim
Nabil Geram Match Fee Belum Dibayarkan
"Dijanji bisa sehari setelah match day. Tapi, ini sudah hari keempat belum dibayarkan," ungkapnya.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Ade Miranti
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sejak dihelatnya turnamen sepakbola Piala Gubernur Kaltim (PGK) 27 Februari hingga jelang memasuki semifinal, ada kabar mengejutkan dari Presiden PBFC, Nabil Husein.
Ia memberikan informasi terkait match fee yang belum dibayarkan.
Perjanjian pihak panitia OC PGK kepada klub, dari keterangannya apabila ketika bertanding babak penyisihan salah satu klub memenangkan pertandingan. Maka, berhak mendapatkan match fee sebesar Rp 125 juta.
Namun hingga kini, match fee yang ditawarkan tak kunjung dibayarkan. Nabil pun merasa kecewa.
"Dijanji bisa sehari setelah match day. Tapi, ini sudah hari keempat belum dibayarkan," ungkapnya.
Nabil menagih janji sewaktu PBFC berhasil menaklukan tim Persegres Gresik United pada babak penyisihan akhir 4 Maret, di Stadion Segiri Samarinda.
Dirinya mencurigai adanya penggelapan uang di tubuh kepanitiaan.
"Perihal match fee PBFC lawan Gresik, PBFC nggak dapat match fee sampai sekarang. Apa ada maling di dalam panitia," tanyanya.
Mengenai masalah tersebut, Wakil Ketua OC PGK sekaligus Ketua Asprov PSSI Kaltim, Yunus Nusi, ketika dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan.
Termasuk melalui pesan whatsappnya, juga belum merespon. Nabil pun ketika menghubungi Yunus, juga belum direspon. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sport_penyerang-pusamania-lerby_20160301_224250.jpg)