Krisis Air
Warga Terpaksa Manfaatkan Genangan Air
Di Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, di halaman masjid terdapat dua lokasi sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sekitar.
Penulis: tribunkaltim |
Laporan wartawan Tribun Kaltim Rudy Firmanto dan Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Krisis air di Kota Balikpapan semakin parah. Kemarau berkepanjangan membuat Waduk Manggar sumber air baku PDAM dan tempat penampungan air yang menjadi sumber masyarakat menjadi kering.
Warga pun terpaksa memanfaatkan air genangan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Di Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, di halaman masjid terdapat dua lokasi sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sekitar.
"Sudah 3 bulan ini saya setiap hari mengambil air di sini karena rumah saya lokasinya di atas jadi air PDAM tak bisa naik," ujar Samsiah, warga Sumber Rejo.
Dibantu anaknya, Samsiah setiap sore dan malam rutin mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari. Empat ember air dimaksimalkan untuk mandi dan mencuci. "Sore saya ambil, malam sekitar jam 9 ambil lagi untuk minum dan masak," katanya.
Dengan gesit perempuan kecil sedari tadi menunggu di tempat penampungan air yang kondisinya mulai kering. Terpaksa ia harus menunggu sedikit demi sedikit hingga air menggenang di kubangan kecil.
Setelah dirasa cukup banyak, tangan mungilnya langsung memegang gayung dan toples besar untuk menampung air tersebut.
Baca: BMKG Prediksi Balikpapan Akan Diguyur Hujan Lebat April Mendatang
Romadhon, Ketua RT 007 Sumber Rejo mengatakan sejak krisis air terjadi peningkatan jumlah warga yang mengambil air di wilayahnya. Tak hanya warga dari RT 007, tapi juga RT terdekat ikut mengambil air.
Ia tak keberatan asal masyarakat dapat tertib sehingga air yang didapat bisa dirasakan semua warga yang membutuhkan.
"Saya rumahnya di depan sumber air mengambil air baru bisa jam 3 pagi supaya warga yang lain bisa kebagian. Saya mengalah, tapi pernah ada yang ribut juga soal air biasanya ibu-ibu tak mau antre," tuturnya.
Tak ada sistem penjagaan khusus di lokasi pengambilan air, hanya saja jika dirasa masyarakat yang mengantre mulai banyak dengan sigap Romadhon mengatur antrean.
Posko air yang disiapkan Pemkot Balikpapan di kelurahan ternyata tak sampai di Kelurahan Sumber Rejo.
"Pak lurah sudah tahu kondisi di sini. Sudah pernah datang tapi memang saya kurang paham juga mengapa tidak disiapkan posko air," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ambil-air2_20160317_144949.jpg)