Sawit Jadi Tumpuan Hidup Sebagian Masyarakat, tapi tak Dapat PAD dari Ekspor CPO

Namun dilihat dari PAD, Kalbar selama ini belum menikmati PAD dari ekspor CPO.

Sawit Jadi Tumpuan Hidup Sebagian Masyarakat, tapi tak Dapat PAD dari Ekspor CPO
teladanprima.com
Ilustrasi - Perkebunan sawit 

TRIBUNKALTIM.CO, PONTIANAK - Asisten II Sekda Kalbar, Lensus Kandri mewakili Gubernur Kalbar mengatakan bahwa kelapa sawit merupakan sudah menjadi tumpuan hidup sebagian masyarakat Kalbar.

Namun dilihat dari PAD, Kalbar selama ini belum menikmati PAD dari ekspor CPO. Pasalnya Kalbar tidak punya pelabuhan ekspor untuk CPO.


Lensus Kandri, Asisten II Sekda Kalbar (kalbarprov.go.id)

"Pajak ekspor dinimkati oleh provinsi lain. Kami berharap ada bagi hasil dari pajak ekspor tersebut. Semoga ada peraturan di tingkat pusat yang mengakomodasi ini," ujar dalam sambutanya sebelum membuka FGD yang digelar Gapki Kalbar, Selasa (29/3/2016).

Pada kesempatan itu, dia memaparkan kondisi perkebunan sawit di Kalbar. Menurutnya, target lahan penanaman di Kalbar mencapai 1,5 juta hektare. Sementara ini yang ditanam baru 1,2 juta hektare. Adapun yang sudah menghasilkan sekira 800 ribu hektare.

BACA JUGA: Warga Larang Potong Dahan Sawit, Jaringan Listrik Terganggu

"Dengan semakin banyaknya produksi CPO, semoga hilirisasi produk juga meningkat. Karena kita berharap ada banyak nilai tambah dari industri kelapa sawit," katanya. (tribunpontianak.co.id/Dedy)

**

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved