Mancanegara

Demi Memanen Madu, Penduduk Rela Bertaruh Nyawa Panjat Tebing Curam sambil Dikerubuti Lebah

Untuk bisa memanen madu itu diperlukan keterampilan khusus agar bisa menjangkau tebing curam, dimana koloni lebah meletakkan sarangnnya.

Demi Memanen Madu, Penduduk Rela Bertaruh Nyawa Panjat Tebing Curam sambil Dikerubuti Lebah
eliteraders.com
Penduduk di Nepal memiliki kemampuan luar biasa untuk dapat menaklukkan tebing curam di Himalaya, demi memanen madu berwarna keemasan ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, NEPAL - Madu Gurung merupakan madu asli lebah yang berasal dari Nepal.

Untuk bisa memanen madu Gurung diperlukan keterampilan khusus agar bisa menjangkau tebing curam, dimana koloni lebah meletakkan sarangnnya.

Penduduk di Nepal memiliki kemampuan luar biasa untuk dapat menaklukkan tebing curam di Himalaya, demi memanen madu berwarna keemasan ini.

Area lokasi tebing ini merupakan tempat bersarang lebah Apis Laboriosa, atau dikenal dengan juga sebagai lebah Himalaya.

Apis Laboriosa merupakan lebah penghasil madu berukuran paling besar di dunia. Lebah dewasa memiliki ukuran tubuh mencapai hingga 3 centimeter.

Para pemburu madu di daerah Nepal ini telah mengikuti jejak leluhur sejak ribuan tahun silam bertaruh nyawa untuk memanen madu Gurung.

BACA JUGA: Inilah Cara Mudah Memilih Madu Berkualitas Baik?


Walaupun demikian, para koloni lebah dan madu yang dihasilkan bisa habis dan akan punah jika tidak di perlakukan dengan baik.

Halaman
123
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved