Ini Nih. . . Film Religi Lokal Karya Anak Muda

Rumah Bordir Production bersama Engkol Film mempersembahkan film yang berjudul Bisnis Tuhan.

Ini Nih. . . Film Religi Lokal Karya Anak Muda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/LISTYA SEKAR SIWI
Satu di antara cuplikan film Bisnis Tuhan yang digarap oleh Rumah Bordir Production bersama Engkol Film. 

TRIBUNKALTIM.CO, PONTIANAK - Inilah salah stu lagi wujud kreativitas anak muda. Rumah Bordir Production bersama Engkol Film mempersembahkan film yang berjudul Bisnis Tuhan.

Film Bisnis Tuhan karya sutradara muda Tito Prastio ini adalah karya anak-anak muda Kalimantan Barat. Film ini dijadwalkan akan diputar 23 Mei mendatang.

Sutradara Film Bisnis Tuhan, Tito Prastio mengatakan film garapannya yang proses syutingnya dilakukan di Desa Kubu Kabupaten Kubu Raya. Ini adalah film religi yang diangkat dari kisah nyata dan kaya akan pesan moral di dalamnya.

"Ide awalnya di 2011 tetapi di tahun itu belum kami sempat dirilis karena menurut saya ini film yang baik dan harus digarap pelan-pelan. Pada tahun 2013 saya ke Desa Kubu disitu saya ngerasa Bisnis Tuhan ini sangat cocok digarap di sana akhirnya 2016 awal kamipun menggarap film Bisnis Tuhan," katanya.

BACA JUGA: Terpidana Kasus Judi Kabur dari Rutan

Dipilihnya desa Kubu menjadi lokasi syuting karena menurut sang sutradara desa Kubu mempunyai langit yang sangat bagus serta bersih. Selain itu masyarakat Kubu juga banyak yang berpotensi bermain di dalam film tersebut.

"Masyarakat Kubu sangat antusias, tetapi kami juga tak menampik pasti ada pro dan kontra tetapi pada akhirnya sangat pro dengan film ini. Dalam penggarapannya bahkan kami tak menyangka ada masyarakat yang membantu dan berinisiatif seperti syuting di jembatan, kan banyak yang lewat-lewat lalu ada yang inisiatif jembatan ditutup," ungkapnya.

Film ini bercerita tentang pasangan suami istri yang rendah taraf perekonomiannya.

Sang suami Adam yang diperankan Sofan Yusuf Al Munawar memutuskan merantau ke kota untuk mengadu nasib.  Sedangkan istrinya Nisa, yang diperankan Asdianty Sofyan tetap berada di kampung menunggu sang Suami.

BACA JUGA: Lantai Sekolah Jebol, Guru Mengajar Sebulan Sekali lantaran Transport Mahal

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved