TribunKaltim/

Hari Kartini

Ditinggal Suami, Asriah Keliling Kayuh Gerobak Makanan

Asriah hanya punya uang Rp 4.000 pasca meninggalnya sang suami.

Ditinggal Suami, Asriah Keliling Kayuh Gerobak Makanan
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK
Asriah mengayuh gerobak makanan dengan membawa anak bungsunya. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Asriah (36), warga Kampung Jawa, Tenggarong, Kutai Kartanegara, mengayuh gerobak kayunya mengitari kawasan Mangkurawang.

Dia membawa si bungsu yang berusia 3 tahun. Seratus hari wafat suaminya baru saja lewat. Asriah harus menafkahi ketiga anaknya dengan berjualan lontong sayur dan buras keliling tiap pagi.

Asriah hanya punya uang Rp 4.000 pasca meninggalnya sang suami.

Dia terus memutar otak bagaimana caranya bertahan hidup bersama ketiga anaknya.

Baca: Jadi Bupati Kukar, Rita Widyasari Ingin Menjadi Ibu yang Mampu Berbuat untuk Orang Banyak

Terbersit ide di kepalanya ingin menyambung hidup dengan berjualan makanan.

Dia berutang ke saudaranya untuk bikin gerobak makanan.

"Kayu-kayunya beli sendiri, tetangga yang membuatkan gerobaknya. Modalnya sekitar Rp 800 ribu untuk bikin gerobak, termasuk sepeda dan rodanya," kata Asriah.

Sehari-hari ia mengeluarkan modal Rp 200 ribu untuk membeli bahan makanan buat buras dan lontong sayur yang dijajakannya keliling.

Baca: Jabatan Wali Kota Membuatnya Sibuk tapi Neni Moerniaeni Rutin Telepon Suami

Asriah perlu biaya besar untuk membiayai sekolah kedua anaknya yang duduk dibangku SMP dan SMA.

Anaknya yang pertama duduk di kelas X SMK YPK Tenggarong, sedangkan adiknya di SMP YPK kelas IX. Dalam sehari, dagangannya belum tentu habis.

"Kalau nggak habis jualan, ya dimakan sekeluarga atau dikasihkan tetangga daripada dibuang," tuturnya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help