Selasa, 7 April 2026

Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Wabup Minta Budayakan Mengaji Tiap Hari

saat ini sendi-sendi kehidupan kebangsaan, kenegaraan dan kemasyarakatan masih mengalami berbagai macam ujian dan cobaan yang tidak ringan.

HO
Wakil Bupati PPU, Mustaqim MZ 

- Mendukung Nusantara Mengaji di PPU
- Akan Digelar 7-8 Mei Setiap Masjid
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mustaqim MZ mendukung, rencana khataman Al Qur'an serentak se-Indonesia 7-8 Mei mendatang.

Khataman Al Qur'an ini digelar  MATAN (Majelis Tahfidz dan Khataman Al Qur'an) dan dilaksanakan dalam rangka Nusantara Mengaji.

Wakil Bupati Mustaqim MZ saat memimpin rapat persiapan Nusantara Mengaji, di ruang kerjanya, Selasa (3/5/2016) menjelaskan, saat ini sendi-sendi kehidupan kebangsaan, kenegaraan dan kemasyarakatan masih mengalami berbagai macam ujian dan cobaan yang tidak ringan.

Ancaman radikalismen, terorisme, kesenjangan ekonomi dan sosial, dan memudarnya nilai-nilai keagamaan.

Bukan hanya itu lanjutnya, juga menjamurnya pergaulan bebas, maraknya penggunaan narkoba, LBGT serta perilaku mau menang sendiri, semakin menambah berat perjuangan semua untuk mewujudkan baldatun, thoyybatun wa rabbun ghofur.

"Kita tIdak boleh menyerah dengan kondisi ini dan tidak boleh berpangku tangan, membiarkan semua  ketidakberesan ini terus terjadi. Kita harus bersama-sama membenahi segala keruwetan dan masalah bangsa ini dengan kerja keras, berikhtiar dan berjibaku mengerahkan segala daya upaya yang kita miliki," jelasnya.

Mustaqim mengatakan, kegiatan khataman Al Qur'an ini juga akan digelar di masjid-masjid di empat kecamatan.

Menurutnya, Nusantara Mengaji ini bisa meminta kepada Allah SWT agar bisa terlepas dari kondisi bangsa dan negara saat ini.

Ia menyatakan, meskipun ini digelar dari satu partai namun karena ini demi kebaikan, sehingga mengajak untuk menyukseskan dan berlomba-loba dalam kebaikan.

Untuk PPU sendiri lanjutnya, ditargetkan bisa mencapai 100 khataman Al Qur'an.

Ia meminta, Nusantara Mengaji ini bisa menjadi momentum awal untuk menjadikan sebagai budaya mengaji setiap hari minimal di masing-masing keluarga Muslim.

"Kita hidupkan kembali budaya mengaji itu. Dulu pernah ada gerakan Magrib Mengaji, maka momentum ini kita gunakan untuk menbangkitkan kembali budaya mengaji itu," katanya.

Sementara dalam rapat yang juga dihadiri perwakilan sejumlah masjid dan pesantren, disepakati akan digelar dalam kegiatan majelis yang diisi enam orang.

Enam orang ini nanti diberikan tanggungjawab untuk mengkhatamkan minimal 1 juz. Selain itu, Nusantara Mengaji ini juga akan tersebar di masjid-masjid di empat kecamatan. (advertorial/mir)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim


Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved