Turis Rusia Rela Tunggu Tiga Hari Demi Lihat Bekantan

Kunjungan ke konservasi bekantan masuk hari ketiga dari sembilan hari perjalanan wisata alam liar tersebut.

Turis Rusia Rela Tunggu Tiga Hari Demi Lihat Bekantan
Banjarmasin Post/Ibrahim Ashabirin
Pelepasliaran anak Bekantan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BANJARMASIN - Wisata ekologi di Banjarmasin mulai diminati wisatawan mancanegara, yaitu melihat konservasi Bekantan.

Sejumlah biro perjalanan wisata alam liar asal Amerika Serikat dengan tujuan Indonesia memasukkan trip ke konservasi bekantan dalam "9 Days in Indonesia Herping Trip".

Kunjungan ke konservasi bekantan masuk hari ketiga dari sembilan hari perjalanan wisata alam liar tersebut. Perjalanan dimulai dari Jakarta dan berakhir di Flores.

Perwakilan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI), Ferry Husin, mengatakan wisata alam liar ke konservasi bekantan memang kian diminati wisatawan mancanegara.

BACA JUGA: Terlalu, Bekantan Juga Jadi Korban Tabrak Lari

Pada 2015, lebih dari 100 wisman yang datang ke Banjarmasin untuk melihat konservasi bekantan. Pada 2016 ini sudah ada 30 lebih wisman yang datang.

Mereka datang dari sejumlah negara seperti Rusia, Kanada, Selandia Baru, Jerman, Inggris, Skotlandia dan Ukraina. "Bulan depan, rencananya ada rombongan dari Amerika," kata Ferry.

Makin terkenalnya bekantan juga ada andil dari berdirinya patung Bekantan di Siring Tendean. Dari patung besar itu, mereka penasaran dengan hewan aslinya.

Makanya, ketika para wisman mau kunjungan ke konservasi bekantan, perjalanan dimulai dari Taman Patung Bekantan. Di sana dijelaskan tentang bekantan dan lainnya.

BACA JUGA: Duh Kasihan, Bekantan Mati Tersengat Listrik di Kawasan Konservasi

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved