TribunKaltim/

Beginilah Trik Aktivis Mahasiswa agar Unggul Hadapi Kompetisi Ketat Global versi Alumni

Agar aktivis mahasiswa senantiasa unggul dan berdiri di jajaran paling depan mahasiswa Indonesia, kata kuncinya adalah memacu diri lebih giat.

Beginilah Trik Aktivis Mahasiswa agar Unggul Hadapi Kompetisi Ketat Global versi Alumni
Hand-over/PMKRI Cabang Palangkaraya
Ketua Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Hermawi Taslim menyerahkan buku berbagai judul untuk menambah daftar buku perpustakaan PMKRI Palangkaraya. Buku diterima Ketua Presidium PMKRI Cabang Palangkaraya Hubertus Renaldi (kiri). (Hand-over/PMKRI Cabang Palangkaraya) 


TRIBUNKALTIM.CO - Kompetisi global semakin ketat. Agar aktivis organisasi kemasyarakat pemuda (OKP) berbasis mahasiswa senantiasa unggul dan berdiri di jajaran paling depan mahasiswa Indonesia, kata kuncinya adalah memacu diri lebih giat.

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), salah satu organisasi mahasiswa tertua harus berusaha menampilkan kegiatan-kegiatan yang menonjolkan intelektualitas. PMKRI berdiri di Kota Yogyakarta 25 Mei 1947.

Ketua Forum komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Hermawi Taslim, berpesan kepada anggota PMKRI agar memiliki kemampuan analitik yang tajam, peka dan sensitif terhadap berbagai problematik kebangsaan yang terus berkembang.

Harapan tersebut disampaikan Taslim dalam dialog informal dengan anggota dan alumni PMKRI Cabang Palangkaraya, Margasiswa PMKRI Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Minggu (8/5/2016.

Ketua Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Hermawi Taslim bersama aktivis dan alumni PMKRI Palangkaraya, Minggu (8/5/2016). (Hand-over/PMKRI Cabang Palangkaraya)

BACA JUGA: Taslim Puji Keberanian Mario, Tolak Sanksi untuk Pejabat Bandara

Taslim menekankan tiga hal yang harus mendapat perhatian ekstra dari pengurus dan aktivis PMKRI, yakni percepatan dalam mendapatkan informasi, pembentukan dan penguatan jaringan, serta penyusunan perencanaan akurat.

“Tiga hal ini secara simultan akan menempatkan pribadi-pribadi unggul dalam kompetisi global,” kata Taslim, seorang advokat dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi).

Menurut Taslim, PMKRI memenuhi syarat untuk mengembangkan tiga hal tersebut.

(Warta Kota/Nur Ichsan) - Pengacara senior OC Kaligis saat mendampingi Marshanda, kliennya, dalam sidang perceraian dengan Ben Kasyafani, di Pengadilan Agama Jakarta Pusat Selasa (9/9/2014). OC Kaligis ditangkap KPK dalam pengembangan penyidikan kasus suap pengacara terhadap Ketua PTUN Medan. (Warta Kota/Nur Ichsan)

BACA JUGA: Hermawi Taslim Berharap Surya Paloh Cepat Pecat OC Kaligis

Sebab organisasi ekstrauniversitas ini telah sangat berpengalaman dalam dinamika kebangsaan, dan didukung puluhan ribu alumni yang berlatar balakang berbagai profesi serta tersebar diseluruh pelosok negeri bahkan di mancanegara.

Taslim berpesan agar aktivis dan anggota PMKRI memanfaatkan masa kemahasiswaannya dengan membuka luas cakrawala pergaulan dan pemikiran.

Mereka dapat membangun diskusi dna mengadakan kegiatan bersama dengan OKP lainnya yang tergabung forum Kelompok Cipayung, yaitu forum bersama PMKRI bersama HMI, GMNI, PMII, dan GMKI.

BACA JUGA: Jika Presiden Jokowi Komit Berantas Korupsi, Hentikan Revisi Undang-undang KPK!

Mereka dapat mengangkat isu lokal. Misalnya, isu besar seperti masalah kebakaran hutan dan lahan gambut yang hampir setiap tahun melanda Kalimantan.

Isu itu sebaiknya dikaji dan didiskusikan bukan saja internal PMKRI melainkan dalam forum yang lebih besar, seperti Kelompok Cipayung. Pada akhir diskusi, Taslim menyerahkan 50 buku dalam berbagai judul untuk menambah daftar buku perpustakaan PMKRI Palangkaraya. Buku diterima Ketua Presidium PMKRI Cabang Palangkaraya Hubertus Renaldi.

“Tidak usah kawatir menjadi botak karena banyak membaca, juga tidak usah risau kalau pada akhirnya kamu semua bercamata tebal karena banyak baca, itu jauh lebih baik dari pada menjadi mata keranjang,” ujar Taslim, lelaki yang rambutnya memang tipis, nada berkelakar. (*) 

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Editor: Domu D.Ambarita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help