Darurat Narkoba

Pelaku Kubur Sabu 1 Kilogram di Kebun

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim melakukan penangkapan terhadap pelaku peredaran narkoba di Kaltim dan Kaltara.

Pelaku Kubur Sabu 1 Kilogram di Kebun
tribunkaltim.co/cristoper desmawangga
Sejumlah barang bukti dibeber oleh BNNP Kaltim, hasil dari tangkapan dua lokasi,, yakni Nunukan dan Samarinda, Rabu (18/5/2016). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper Desmawangga

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim melakukan penangkapan terhadap pelaku peredaran narkoba, tidak hanya menangkap pelaku yang berada di Kaltim saja, melainkan di kawasan Kaltara.

Tangkapan pertama dilakukan BNN pada tanggal 18 April 2016 lalu dengan mengamankan dua pelaku HD (31) dan MH (35) di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara.

Dari pelaku disita barang bukti 14 poket sabu seberat 72,85 gram, 1 unit telepon seluler, 1 unit motor dan uang tunai senilai Rp 827 juta yang diduga menrupakan uang hasil penjualan sabu.

Dari hasil pemeriksaan yang ada, sabu tersebut dikubur di kebun yang terdapat tidak jauh dari rumah pelaku, bahkan pelaku sempat menyimpan sabu seberat 1 kg di kebun itu.

BACA JUGA: Barang Bawaan Arsyad Hanya Masakan Kepiting dan Udang

Lalu, tangkapan selanjutnya dilakukan oleh BNNP di jalan Cipto Mangunkusumo, Samarinda, 17 Mei 2016, sekitar pukul 16.30 wita, dengan pelaku yang berhasil diamankan sebanyak 5 orang.

Kelima orang tersebut yakni AR (21), VN (18), GN (23), AM (20) dan HP (29). Kelima pelaku tersebut, adalah pengguna dan kurir, sedangkap pemilik sabu masih dalam pengejaran BNNP.

Barang bukti yang berhasil diamankan dalam tangkapan itu, 1 poket sabu seberat 15,35 gram, 5 unit ponsel, 1 kotak rokok dan 1 bundle plastik, 2 unit motor dan uang tunai senilai Rp 25 juta.

"Kami memang sampai ke daerah Utara untuk lakukan penangkapan, sabu yang ada memang dari Malaysia," ungkap Kasi Pemberantasan BNNP Kaltim, Kompol M Daud, Rabu (18/5/2016).

BACA JUGA: Meresahkan, Jumlah Pengguna Narkoba di Provinsi Dua Kali Lipat Penduduk Kabupaten

"Beberapa pelaku yang kami tangkap di Samarinda, ada beberapa yang berasal dari Riau dan Pontianak, tentu kami curigai memang sabu yang ada juga berasal dari Malaysia, dan rumah yang kami lakukan penangkapan juga memang kerap dijadikan sebagai tempat pesta sabu," tambahnya. (*)

***

Perbarui informasi terkini, unik, dan menarik melalui medsos.

Join BBM Channel, invite PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co, follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved