Rabu, 8 April 2026

Torabika Soccer Championship

Hadapi Persib, Persiba Bermain Tanpa Teles

Menghadapi Persib, pelatih Persiba, Jaino Matos melakukan beberapa eksperimen di timnya.

TRIBUN KALTIM/ALFIANSYAH
Skuat Persiba Balikpapan latihan rutin di stadion Persiba 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -  Menghadapi Persib, pelatih Persiba, Jaino Matos melakukan beberapa eksperimen di timnya.

"Kami akan menerapkan beberapa skenario baru menjamu Persib, karena kami sendiri harus lebih berhati-hati lagi karena kami bermain tanpa Antonio Teles dan Rahel Radiansyah. Mengenai penggantinya nanti bisa dilihat Sabtu nanti," ujar pelatih Brasil yang biasa disapa Jaino.

Di tiga pertandingan, ia selalu menerapkan formasi ideal 4-3-3, namun, menjamu Persib malam ini ia akan menerapkan skenario terbaru.

"Semuanya bisa dilihat nanti, yang jelas, perkembangan para pemain mulai dari kemauan, kemampuan, dan motivasinya selalu mengalami peningkatan. Semua pekerja keras dan di situlah filosofinya kita di tim," tuturnya.

Baca: Serbu Balikpapan, Viking Ungkapkan tak Bermusuhan dengan Balistik

Jino melanjutkan, absennya Antonio Teles karena akumulasi kartu, membuat ritme permainan Persiba akan berubah dan itu menjadi nilai plus bagi Maung Bandung karena tidak ada yang mengunci lini tengah mereka. Namun Jaino percaya dengan ke-11 pemainnya. Akan tetapi, Jaino berujar, Robertino Pugliara akan semakin leluasa di lapangan tengah.

"Beruntung Pugliara bisa bermain tanpa Teles. Namun saya percaya kesebelas pemain saya bisa bermain maksimal. Namun ada tugas khusus untuk menjaga dia nanti. Nanti lihat saja sendiri di lapangan," tegasnya.

Di media sosial, beberapa suporter atau pelatih mengeluhkan mengenai pola permainan Persiba yang begitu keras, seperti pertandingan melawan Arema Cronus, dua pemain Christian Gonzales dan Dendi Santoso ditambah dengan pemain PBFC Aang Suparman terpaksa dilarikan ke rumah sakit lantaran berbenturan dengan pemain Persiba.

Jaino dan asisten pelatih Persiba, Bima Sakti menepis hal itu. Mereka tidak bermaksud untuk mencederai tim lawan dan itu adalah insiden yang terjadi ketika di lapangan.

Baca: Jelang Laga, Pelatih Persiba dan Beberapa Pemainnya Datangi Hotel Penginapan Tim Persib Bandung

"Kalau mau cari di video atau highlight, siaran tunda kami, tolong lihatkan apakah ada unsur kesengajaan di tim kami? Itu insiden di lapangan dan kami sendiri tidak ada sengaja untuk bermain kasar dan menyakiti pemain lawan. Yang jelas kami memiliki semangat juang yang lebih. Kalau kami main kotor tidak ada," ceritanya.

Pelatih Persib, Dejan Antonic juga tidak menyebut permainan Persiba kasar. Justru Dejan mengaku selama ini ia melihat tim Persiba mampu bermain bagus dan tidak sesuai dengan apa yang selama ini ada dipikiran masyarakat.

"Jangan terlalu percaya di internet, kalau ada yang langsung mendengar dari mulut saya, itu baru benar. Orang bisa apapun menulis mengenai pertandingan begitu panas dan lainnya. Saya melihat banyak pemain baru dan pemain muda di Persiba. Persiba bermain secara cepat dan kita nanti bermain harus lebih waspada dan hati-hati," kata pelatih yang biasa disapa Dejan, usai mengikuti konferensi pers di Sekertariat Persiba Jumat sore kemarin (20/5/2016).

Namun, Dejan tetap optimistis bisa mencuri poin penuh di kandang Persiba dan mengenai kondisi lapangan dan kondisi lainnya ia tidak banyak komplain.

"Kami akan curi poin penuh di sini. Dan semua pelatih asing sepak bola yang ada di Indonesia pasti menargetkan ingin menang. Yang jelas, kami akan tetap optimistis untuk menang. Saya main 1995 main di Indonesia pertama kali, namun saya tidak banyak komplain. Saya hanya mau lihat besok kedua tim menunjukkan permainan sepak bola positif," ceritanya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved