Digempur Pasar Murah, Harga Daging Sapi Tak Goyah
"Permintaan juga mulai mengalami peningkatan dari biasa 30 ekor perhari, sekarang mulai 38 ekor perhari," katanya.
Laporan Wartawan TribunKaltim.co Rudy Firmanto
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Melewati pertengahan bulan suci Ramadhan, harga daging sapi di pasaran tampaknya tak kunjung terlihat mengalami penurunan.
Walaupun pemerintah telah mencoba mengintervensi dengan menggelar pasar murah beberapa hari terakhir, harga daging seolah tak tergoyahkan.
Kepala DPKP Balikpapan, Yosmianto, mengatakan update terakhir harga daging sapi mengalami kenaikan menjadi Rp 125 ribu per kilogram.
"Permintaan juga mulai mengalami peningkatan dari biasa 30 ekor perhari, sekarang mulai 38 ekor perhari," katanya.
(Baca juga: Mahfud MD Ingatkan Masjid Bukan untuk Memecah Umat)
Mengenai harga daging sapi yang tak juga turun, Yosmianto beralasan karena permintaan daging sapi lokal saat ini masih cukup tinggi sehingga terlihat dengan adanya peningkatan sapi yang dipotong.
"Pasar murah antusiasnya juga bagus, tetapi juga di pasaran permintaan daging lokal juga meningkat sehingga belum bisa menekan harga yang ada," katanya.
Ia pun masih optimistis dengan memaksimalkan penjualan daging sapi beku merupakan cara efektif dalam menurunkan harga daging.
Dalam pasar murah, daging sapi beku dijual dengan harga Rp 80 ribu per kilogramnya. (*)
***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/daging-sapi_20150616_154906.jpg)