TribunKaltim/

Daftar Pencarian Orang

Ini Dia DPO Kejaksaan yang Tidak Menyelesaikan Proyek Perpanjangan Runway Bandara Melalan

Syarief mengimbau masyarakat bila menemukan, melihat Amin atau orang sesuai dengan gambar yang diatas harap segera melaporkan.

Ini Dia DPO Kejaksaan yang Tidak Menyelesaikan Proyek Perpanjangan Runway Bandara Melalan
HO-Kejaksaan Negeri Kutai Barat
Muhammad Amin, kontraktor proyek pembangunan peningkatan landasan pacu, Bandar Udara (Bandara) Melalan, Sendawar, Kabupaten Kutai Barat. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Muhammad Amin, kontraktor proyek pembangunan peningkatan landasan pacu, Bandar Udara (Bandara) Melalan Sendawar tahun 2013, yang merupakan satu dari tiga orang tersangka korupsi, yang ditetapkan oleh tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Kutai Barat (Kubar).

Kini sudah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian orang (DPO).

Warga asal Jalan MT Haryono Gang Pemda, No 25 RT12 Desa Tanjung Selor Hulu Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan ini, sudah tiga kali mangkir dari surat panggilan untuk menjalani pemeriksaan.

Amin mangkir dan tidak pernah datang. Kini, pihak Kejari Kubar, sudah kesal dan berenca menangkap paksa kontraktor yang merugikan keuangan negara tersebut.

“Kami sudah tiga kali layangkan surat panggilan ke pada Muhammad Amin, namun panggialan kami tidak di respon,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kubar, Syarief Sulaeman Nahdi.

BACA JUGA: Pembunuh Sersan Tata Ternyata Masuk DPO PDRM

Seperti yang diketahui, dua orang tersangka dengan kasus yang sama yakni Yulius Gun yang merupakan mantan pejabat Dishubkominfo Kutai Barat atau selaku penguasa anggaran dalam proyek tersebut, serta Hensen sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek tersebut.

Saat ini telah menjalani hukuman, yang mana majelis hakim, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), menjatuhkan vonis masing – masing satu tahun empat bulan kepada dua orang tersebut.

“Satu tersangka belum kami tahan yakni Muhammad Amin, dia kabur. Dan keberadaanya tidak diketahui di mana,” tegasnya.

Syarief mengungkapkan, yang mana pihaknya telah melakukan pemangggilan hingga tiga kali, dan mendatangi kediamannya di Kubar. Akan tetapi pelaku tidak ada di tempat.

Halaman
12
Penulis: Febriawan
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help