TribunKaltim/

Daya Beli Masyarakat Turun, PAD Pajak Kendaraan Tahun ini Anjlok Lagi

Kondisi ini lanjutnya, sudah terjadi sejak tahun 2015 lalu, di mana PAD sektor pajak jauh menurun dari target.

Daya Beli Masyarakat Turun, PAD Pajak Kendaraan Tahun ini Anjlok Lagi
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Ilustrasi. Suasana pelayanan pajak di Kantor UPTD Samsat Bulungan, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), yang ber­­asal dari pajak kendara­an ber­motor tahun 2016 ini diperkirakan akan kembali menurun, seperti yang terjadi pada tahun lalu.

Hingga pertengahan tahun 2016 ini, PAD kendaraan di Kubar baru terealisa­si 38 persen, dari target sebesar Rp 59 Miliar (M) yang ditentukan tahun 2016 ini.

Kepala UPTD Dispenda Kaltim wilayah Kubar, Ahmad Sarkawi, Rabu (29/6/2016), mengungkapkan bah­wa penurunan penerima­an pajak kendaraan bermotor tersebut, terjadi akibat per­ekonomian masyarakat se­jak beberapa bulan terak­hir terus menurun.

“Daya beli masyarakat menurun,”tegasnya.

BACA JUGA: Dulu Sering Ngantuk, Sekarang Super Sibuk Saking Banyaknya Melayani

Menurut dia, pada 2016 tar­get pajak kendaraan ber­mo­tor sebesar Rp 59 mi­liar, namun hingga triwulan ke dua atau pada pertengahan tahun ini di bulan Juni, baru terealisa­si 38 persen dari target atau Rp 20 an mili­ar.

“Jumlah tersebut jauh dari target. Seharunya di pertengahan tahun ini sudah mencapai 45 – 50 persen dari target,” jelasnya.

Kondisi ini lanjutnya, sudah terjadi sejak tahun 2015 lalu, di mana PAD sektor pajak jauh menurun dari target.

“Pada tahun 2015 lalu, target PAD di sektor pajak kendaraan sebesar Rp 57 miliar. Namun hingga akhir tahun, kurang 8 persen dari target,” ucapnya.

BACA JUGA: Didatangi Petugas Samsat, Perusahaan Pura-pura Lupa Belum Bayar Pajak

Halaman
12
Penulis: Febriawan
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help