TribunKaltim/

Beginilah Kesulitan Warga Tao Lumbis Mengurus Dokumen

“Malah ada yang memilih membuat IC Malaysia dan bekerja di sana,” ujarnya.

Beginilah Kesulitan Warga Tao Lumbis Mengurus Dokumen
TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
Buruknya infrastruktur pendidikan di Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Warga Desa Tao Lumbis, Kecamatan Lumbis Ogong, di pedalaman Kabupaten Nunukan mengaku kesulitan saat harus mengurus dokumen kependudukan di ibukota Kabupaten Nunukan.

Jhonson, warga Desa Tao Lumbis mengatakan, untuk bepergian ke ibukota Kabupaten Nunukan, mereka harus melintasi sungai.

Itupun mereka baru bisa bepergian jika arus sungai sedang deras, pada saat musim hujan. Jika tidak, perahu akan sulit melintas.

"Jalan satu-satunya lewat sungai di sana, bergiram-giram dan melewati batu-batu gunung yang besar," ujarnya.

Ironisnya, sudah mangadu nyawa dengan medan sulit dan harus mengeluarkan biaya mahal, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nunukan tidak akan memberikan toleransi jika ada berkas yang kurang saat akan mengurus dokumen kependudukan atau catatan sipil.

(Baca juga: 80 Persen Penduduk Lumbis Ogong Sudah Jalani Perekaman Data e-KTP)

Seperti yang pernah dialami Jhonson pada 2010 silam.

"Saya tidak terima. Minta ganti minyak dulu untuk ambil persyaratan, karena itu makan biaya besar ke sana," ujarnya menceritakan pengalaman saat mengurus kartu keluarga.

Dia mengatakan, untuk kembali mengambil berkas yang kurang, tentu memerlukan biaya yang besar.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help