Kamis, 9 April 2026

Berita Pemkab Penajam Paser Utara

Sopir Harus bisa Beri Pelayanan Terbaik

Pada ajang tahunan ini, sebanyak 57 sopir akan bersaing untuk menjadi yang terbaik sebagai sopir teladan.

HO
Sekda PPU saat membuka pemilihan Abdi Yasa atau Sopir Teladan 2016 tingkat Kabupaten PPU 

- 57 Sopir di PPU Ikuti Pemilihan Abdi Yasa Teladan 2016

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Tohar membuka Pemilihan Abdi Yasa (sopir teladan )  tahun 2016 tingkat Kabupaten PPU, Selasa, (2/8/2016) di Aula Lantai III  Kantor Bupati PPU.

Pada ajang tahunan ini, sebanyak 57 sopir akan  bersaing untuk menjadi yang terbaik sebagai sopir teladan.

Tohar mengatakan bahwa berdasarkan pengamatan ternyata setelah dipahami, baik sopir umum, sopir pribadi maupun sopir lainnya tidak cukup hanya sekadar mampu menjalankan kendaraan sampai ketempat tujuan.

Lebih dari itu kata dia, sangat banyak hal-hal yang harus dipelajari dan dipahami oleh seorang sopir agar kendaraan yang mereka bawa sampai di tujuan dengan baik dan selamat.

baca juga

Diantaranya katanya, ada beberapa hal nilai-nilai yang harus dipahami seorang sopir seperti  tentang kesadaran pribadi harus dimiliki.

Seorang sopir harus mampu memperhatikan keselamatan pribadi maupun keselamatan penumpang, serta mereka ketika membawa kendaraan di jalan harus dapat memperhatikan keselamatan bagi para  pengguna jalan yang lain.

Karena menurutnya, semua orang punya hak yang sama untuk menggunakan jalan yang ada, sehingga salah satu  aspek ini perlu diperhatikan bagi seorang sopir demi terciptanya keselamatan semua pengguna jalan. 

"Pendeknya sopir harus bisa memberikan pelayanan terbaik bagi penumpangnya. Nilai-nilai inilah diantaranya harus telah tertanam dalam diri seorang sopir. " jelas Tohar.

baca juga

Sementara itu,  Kepala Dinas Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata PPU, Ady Irawan mengatakan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan dalam rangka memilih Abdi Yasa atau sopir teladan di lingkungan Kabupaten PPU.

"Mereka adalah sopir-sopir yang telah melalui pemilihan  baik sopir angkutan umum maupun travel. Mereka nantinya juga akan memperoleh pengarahan  yang disampaikan oleh pemateri, "katanya.

Dalam penyampaian materi tersebut lanjutnya,  peserta akan memperoleh materi seputar profesinya sebagai awak angkutan umum. Ini dilakukan juga kata dia, untuk menekan tingkat kecelakaan yang terjadi di jalan, serta dalam rangka untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

baca juga

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved