Rumah Subsidi Dorong Kinerja Kredit BTN

Menurutnya, permintaan rumah bersubsidi memang tinggi, tapi dalam portofolio saat ini masih lebih besar KPR non subsidi karena akad KPR subsidi banyak

Rumah Subsidi Dorong Kinerja Kredit BTN
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi properti 
Laporan wartawan Tribun Kaltim, Amanda Liony

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Peningkatan kebutuhan rumah bersubsidi diproyeksi mampu mendorong kinerja kredit PT Bank Tabungan Negara Tbk Cabang Balikpapan (BTN) hingga akhir tahun. Pada semester I/2016 perseroan membukukan penyaluran KPR mencapai Rp 115 miliar dari target Rp 249 miliar selama 2016.

Kepala Cabang BTN Cabang Balikpapan, Dwihatmo Arisumasto, mengungkapkan, portofolio KPR selama semester I/2016 masih didominasi oleh kredit perumahan non subsidi sebesar 60 persen, meskipun pembelian rumah pada segmen tersebut mengalami penurunan secara berkala selama setahun terakhir.

"Hingga akhir tahun ini diproyeksikan, portofolionya akan terbalik, 60 persen didominasi KPR rumah bersubsidi, sisanya adalah rumah non subsidi," ungkap Dwi yang ditemui Tribunkaltim.co belum lama ini.

Menurutnya, permintaan rumah bersubsidi memang tinggi, tapi dalam portofolio saat ini masih lebih besar KPR non subsidi karena akad KPR subsidi banyak yang belum terealisasi.

Ini karena pengembang baru mencari lahan pembangunan ketika program rumah bersubsidi sudah diluncurkan, padahal sebelumnya tidak banyak pengembang yang berminat.

Apalagi penjualan rumah bersubsidi diharuskan dalam bentuk ready stock. Sehingga pengembang benar-benar harus menyelesaikan proses pembelian lahan, pengajuan kredit konstruksi, perizinan, dan menyelesaikan pembangunan sebelum akhirnya menjual unit rumah kepada konsumen.

"Akibatnya rata-rata akad pembelian rumah bersubsidi baru terealisasi pada semester II/2015 lalu," katanya.

Dwi meminta agar pemerintah konsisten menjalankan komitmennya menyediakan listrik dan air bersih setelah pengembang menyerahkan fasilitas umum (jaringan sambungan air dan listrik) kepada pemerintah, dengan tujuan agar unit rumah bersubsidi itu siap dihuni oleh pembelinya.

Kepastian akan penyediaan listrik dan air bersih itu akan meningkatkan minat konsumen untuk membeli rumah. Tingginya permintaan atas unit rumah subsidi ini telah disambut baik oleh para pengembang. (*)

***

Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM

Perbarui informasi terkini melalui www.TribunKaltim.co

Dan bergabunglah dengan medsos:

Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim

Penulis: Amanda Liony
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved