TribunKaltim/

Bangun Stadion Mini, 1.050 Buah Pipa Ditanam di Bawah Rumput

Tahun 2016 ini, Pemkab Tana Tidung menggelontorkan sedikitnya Rp 4 miliar lebih dari APBD 2016 untuk beberapa item pekerjaan.

Bangun Stadion Mini, 1.050 Buah Pipa Ditanam di Bawah Rumput
tribunkaltim.co/muhammad arfan
Lokasi pembangunan stadion mini di Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, SESAYAP - Kabupaten Tana Tidung bakal memiliki stadion yang representatif demi menaikkan supremasi olahraga sepak bola di kabupaten termuda di Kalimantan Utara (Kaltara) itu.

Berada tepat di pusat kota di daerah Sesayap, tampak rumput luas terhampar di area pembangunan stadion. Pengamatan Tribun, Sabtu (27/8/2016) area lapangan tampak genangan-genangan kecil kecil pasca daerah itu diguyur hujan.

Tahun 2016 ini, Pemkab Tana Tidung menggelontorkan sedikitnya Rp 4 miliar lebih dari APBD 2016 untuk beberapa item pekerjaan seperti pembangunan drainase lapangan, dan drainase eksternal, dan tracking untuk olahraga atletik.

Adapun tribun penonton tidak masuk dalam pekerjaan ini.

"Tahap sekarang persiapan untuk mengerjakannya Mas," kata Halid, pihak kontraktor pelaksana PT Karunia Wahana Nusa di lokasi pembangunan stadion mini.

Di lokasi tampak pula sejumlah alat berat. Termasuk bahan dan peralatan konstruksi seperti tanah, pasir, dan ribuan potongan pipa.

BACA JUGA:Tak Ingin Menunggu Lama, Wanita Ini Berlutut Melamar Kekasihnya dengan Modal Motor Harley Davidson

Menurut Halid, khusus pengerjaan drainase lapangan, akan sedikitnya 1.050 pipa paralon berukuran sedang di bawah rumput stadion. Tiap pipa memiliki panjang sekitar 5 meter.

"Pipa-pipa itu akan ditanam, dirangkai. Ada tekniknya tersendiri," katanya.

Nantinya dalam kondisi basah akibat guyuran hujan, air akan meresap ke dalam pipa-pipa yang dipasang di bawah rumput. Kemudian papar Halid, air resan akan dialirkan ke drainase internal yang mengelilingi tepi rumput.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help