TribunKaltim/
Home »

News

» Salam

SALAM TRIBUN

What Do You Do?

Mumpung tahun 2018 belum tiba. Selagi masih ada kesempatan berpikir dan menimbang-timbang. Tak ada salahnya kita berandai-andai. Apa yang akan Anda

What Do You Do?

SALAM TRIBUN

WHAT DO YO DO?
Oleh ACHMAD BINTORO

Mumpung tahun 2018 belum tiba. Selagi masih ada kesempatan berpikir dan menimbang-timbang. Tak ada salahnya kita berandai-andai. Apa yang akan Anda lakukan kalau diberi kesempatan menjadi Gubernur Kaltim 2018-2023?

Ya, saya tahu banyak impian, harapan, dan ide tentang Kaltim yang lama mengendap di kepala Anda. Mungkin Anda pernah menuliskannya di media sosial. Pernah curhatkan kepada kawan. Anda obrolkan di kedai kopi. Anda jadikan bahan cacian kala berdemo. Atau hanya menjadi catatan kecil di bawah bantal.

Tak apa. Apa pun itu, tunjukkan. Kalau pun Anda tidak terpilih, siapa tahu gubernur baru nanti mau mendengarmu. Lalu menjadikannya bagian dari program prioritasnya. Tentu tak harus Anda keluarkan semua. Cukuplah dua-tiga yang paling Anda inginkan.

Tetapi, sebelum menjawab itu, Anda perlu memahami kondisinya dulu. Provinsi kita ini tidak lagi sekaya dulu.

Memang kita pernah kaya. Kita memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas, dengan keaneragaman hayati yang melimpah ruah. Riapnya menghijaukan lebih dari 14,9 juta hektare daratan Kalimantan. Ademnya turut mengayomi mahluk seisi bumi. Sayangnya itu tak bertahan lama.

Begitu kran ekspor log dibuka, ribuan chainsaw menyerbu. Meraung-raung di mana-mana. Seperti orang kesetanan, membabat semuanya. Tanpa jeda. Kian tahun makin ke pelosok. Hingga suatu saat kita terhenyak sendiri. Tak ada lagi tegakan tersisa.

Rupanya kita telah begitu serakah. Nyaris tidak menyisakan apa pun untuk anak cucu. Sekubik balok ulin dan papan bengkirai, sekedar untuk membangun gubuk kecil, pun tak kita beri. Mereka kini gunakan rangka dan kusen dari alumunium. Impor lagi.

Waktu terus berjalan. Kita melupakan yang sudah-sudah. Mungkin karena masih banyak kekayaan alam yang lain. Hutan habis, kita bor menyembur minyak bumi. Lapisan tanah kita sibak terkuaklah batubara. Wajah bumi yang bopeng kita tutupi hamparan sawit, yang membuat kita harus lakukan tebang habis. Cuci mangkok. Kita gali, gali dan terus menggali.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help