TribunKaltim/

Rakornis Partai Golkar, Kuota DPR RI Dapil Kaltim Diusulkan Delapan Kursi

“Kami sudah kaji, sangat tidak fair kalau pertimbangannya hanya jumlah penduduk," ujarnya.

Rakornis Partai Golkar, Kuota DPR RI Dapil Kaltim Diusulkan Delapan Kursi
Ihsanuddin (Kompas.com)
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto saat membuka Rapat Koordinasi Teknis untuk pemenangan wilayah Indonesia I di Jakarta, Jumat (2/9/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Rapat kordinasi Teknis (Rakornis) Partai Golkar, di Hotel Grand Clarion Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (31/10/2016) menghasilkan rekomendasi yang positif bagi Provinsi Kaltim.

Pasalnya, dalam Rakornis Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia-2 Tahun 2016, forum sepakat untuk merekomendasikan tambahan kuota kursi DPR RI untuk Provinsi Kaltim, dari rencana 5 kursi jadi 8 kursi.

Hasil Rakornis ini disampaikan oleh Ketua Sterring Commite Rakornis Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia-2 Tahun 2016, Andi Sofyan Hasdam, saat menghubungi Tribun, Senin (31/10) sore.

“Saya perlu sampaikan, hasil Rakornis Partai Golkar di Makassar. Kami (Partai Golkar) mengusulkan agar kuota kursi DPR RI untuk Kaltim tetap 8 kursi,” ujar Sofyan Hasdam.

Sofyan menjelaskan, dalam rancangan UU Pemilu yang baru, kuota kursi DPR RI untuk Provinsi Kaltim yang berjumlah 8 kursi pada Pemilu Legislatif tahun 2014, kini tersisa 5 kursi. Pengurangan 3 kursi terjadi menyusul pemekaran Provinsi Kalimantan Utara sebagai daerah otonomi baru. Dalam pandangan Golkar, pengurangan tersebut dinilai tidak fair karena semata hanya didasarkan pada besaran jumlah penduduk. Mengabaikan pertimbangan luas wilayah dan kontribusi Provinsi Kaltim terhadap APBN.

“Kami sudah kaji, sangat tidak fair kalau pertimbangannya hanya jumlah penduduk. Faktor luas wilayah dan kontribusi terhadap keuangan APBN juga harusnya jadi pertimbangan,” ungkap mantan Walikota Bontang dua periode tersebut.

Ia mengungkapkan, dari sisi luas wilayah Provinsi Kaltim yang terdiri dari 10 kabupaten/kota dengan kondisi infrastuktur yang masih terbatas sangat tidak mungkin dicover oleh 5 Anggota DPR RI saja.

Jika kuota itu tetap dipertahankan, maka akselerasi pembangunan infrastuktur di Kaltim akan semakin tertinggal dari daerah lain di Pulau Jawa yang bisa mengirimkan puluhan wakilnya ke DPR RI dalam satu Provinsi.

“Bayangkan saja kalau Anggota DPR RI kita cuma 5. Pasti akan daerah yang tidak terurus. Syukur-syukur kalau bisa dikunjungi dalam 5 tahun,” paparnya.

Sofyan menambahkan, Rakornis Partai Golkar yang berlangsung di Makassar di buka langsung oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto.

Rakornis Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia-2 Tahun 2016, diikuti lebih dari 2.000 orang kader partai Golkar dari wilayah Sulawesi, Kalimantan, Bali, NTT, NTB, Maluku dan Papua.

“Jadi ini keputusan resmi Partai Golkar. Harapan kepentingan Kaltim bisa diakomodir dengan baik,” tandasnya. (*)

*****
Baca berita unik, menarik, eksklusif dan lengkap di Harian Pagi TRIBUN KALTIM
Perbarui informasi terkini, klik  www.TribunKaltim.co
Dan bergabunglah dengan medsos:
Join BBM Channel - PIN BBM C003408F9, Like fan page Facebook TribunKaltim.co,  follow Twitter @tribunkaltim serta tonton video streaming Youtube TribunKaltim
Penulis: Udin Dohang
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help