Pembunuhan Sadis

Pelaku Dua Pembunuhan Terancam Hukuman Mati

Lalu dengan sadar menempatkan mayat kedua korbannya di tempat yang sama. Kendati pembunuhan dilakukan di waktu dan tempat yang berbeda.

Pelaku Dua Pembunuhan Terancam Hukuman Mati
tribunkaltim.co/muhammad fachri ramadhan
Dir Krimum Polda Kaltim Kombes Pol Winston Tommy Watuliu saat memberikan keterangan pers di Mapolda Kaltim, Selasa (29/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribunkalim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dir Krimum Polda Kaltim, Kombes Pol Winston Tommy Watuliu menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) berkaitan dengan maksimalisasi pemidanaan tersangka.

"Kami akan upayakan maksimalisasi pemidanaan," ujarnya.

Menurutnya, tersangka Eko Susilo (35) merupakan pelaku kriminal yang berbahaya.

Dilihat dari bagaimana ia melancarkan aksi pembunuhan sadis terhadap kedua korbannya.

Lalu dengan sadar menempatkan mayat kedua korbannya di tempat yang sama. Kendati pembunuhan dilakukan di waktu dan tempat yang berbeda. 

Baca: Tak Ingin Kecolongan, Polisi Terpaksa Lumpuhkan Tersangka Dua Kasus Pembunuhan

"Hanya berselang 10 hari, ia menaruh jasad korbannya yang kedua di lokasi yang sama dengan dibuangnya korban pertama," ungkap Winston.

Kedua tengkorak berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga pada Selasa (8/11/2016) silam.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban Subhan Nur (21), dan Sutardi (51) tewas sekitar dua minggu sebelum ditemukan warga. 

"Dia bisa dibiang predator. Kita bayangkan kalau pelaku tidak berhasil diamankan polisi. Siapa yang berani jamin ia tak melakukan kejahatan yang serupa," katanya.

Baca: 2 Tengkorak yang Ditemukan Ternyata Korban Pembunuhan, Pelaku Habisi Nyawa Pakai Palu dan Pisau

Tak hanya tega membunuh kedua korbannya. Pembunuh berdarah dingin itu juga merampok harta benda milik korbannya.

Uang sebesar Rp 11 Juta dan 1 unit truk korban pertama, Subhan Nur digondol pelaku. Sementara korban kedua, Sutardi (51) selain kehilangan nyawa, uang Rp 2,5 juta miliknya ikut raib.

"Atas perbuatannya tersangka dijerat pasal berlapis 340 KUHP, 365 KUHP, 351 KUHP dan 363 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati," tegasnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved