9 Perusahaan Tawarkan Kelola Sampah TPA Manggar

Sementara itu, TPA Balikpapan saat ini tengah menyiapkan zona 4 yang dianggarkan melalui APBN sebesar Rp 180 miliar.

9 Perusahaan Tawarkan Kelola Sampah TPA Manggar
ISTIMEWA
Ilustrasi - Tempat pembuangan akhir 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Alidona

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Sembilan investor tertarik untuk mengelola persampahan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur untuk menjadi kompos dan listrik.

Mereka telah menawarkan kerja sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Balikpapan Suryanto mengungkapkan, para investor tersebut menggandrungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar karena sejak awal telah dikonsep menggunakan metode sanitary landfill sehingga gas metan dapat tersimpan dengan baik di layer (lapisan) TPA.

"Konsep sejak dulu sanitary landfill, sehingga metan tersimpan di layer-layer TPA, tidak berhamburan, kalau di Balikpapan berlapis-lapis jadi kalau mau panen metan cepat,” kata Suryanto.

Dengan adanya  perusahaan-perusahaan investor yang berminat untuk memanen metan sampah lama yang tersimpan pada zona 1, zona 2, zona 3 serta mengolah sampah baru, maka upaya Kota Balikpapan menciptakan nol sampah dapat terwujud.

Baca: TPA Manggar dan Taman Kota jadi Penyelamat Adipura

Sementara itu, TPA Balikpapan saat ini tengah menyiapkan zona 4 yang dianggarkan melalui APBN sebesar Rp 180 miliar.

“Jadi perusahaannya ada dua. Sampah baru akan diolah menjadi kompos, sedang sampah yang sudah lama akan diolah menjadi kompos dan diambil energinya,” katanya.

Disampaikannya, dengan dikelolanya sampah oleh pihak ketiga maka secara otomatis akan menambah umur dari TPA Manggar. Sehingga lahan TPA seluas 48 hektar, di mana apabila zona 1, 2 dan 3 dapat dikelola dengan baik dapat digunakan untuk kegiatan lain.

"Artinya kita punya aset lahan kemudian biaya operasional kita juga berkurang, yang untuk angkut sampah ke TPA dan lainnya sudah berkurang karena dikelola oleh  swasta semua. Berarti biaya operasional kita akan turun,” katanya. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About us
Help