Awas! Balai Kota Samarinda Sasaran Empuk Pencuri Helm

"Ini sudah kali kedua saya kehilangan helm di parkiran balai kota. Padahal parkiran ini tidak sepi, ramai orang yang lewat di sini,"

Awas! Balai Kota Samarinda Sasaran Empuk Pencuri Helm
TRIBUNKALTIM.CO/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Sapri Maulana (23) di samping motornya, usai mengetahui helmnya kembali hilang di parkiran Balai Kota Samarinda, Rabu (30/11/2016). 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pelaku kejahatan memang tidak pandang tempat untuk melancarkan aksinya.

Kendati berada di komplek perkantoran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, kasus pencurian kerap sekali terjadi.

Hingga saat ini memang belum ada laporan tentang kasus pencurian dalam jumlah kerugian yang besar. Namun, bagi pengendara roda harus waspada dan lebih hati-hati dalam menyimpan helmnya. Pasalnya sudah sangat sering terjadi kasus kehilangan helm di sekitar Balai Kota Samarinda.

Kasus hilangnya helm yang paling menonjol, kendati korbannya tidak komplain maupun melaporkan hal itu ke pihak berwajib, namun sudah seharusnya balai kota menjadi tempat yang aman bagi pegawainya maupun warga yang sedang dalam keperluan.

Baca: Beraksi di Basis Domisili Mahasiswa, Pencuri Helm Diamuk Warga

Rabu (30/11/2016) kemarin, Sapri Maulana (23) yang bekerja sebagai wartawan di salah satu media lokal di Samarinda, menjadi korban pencurian helm di parkiran yang berada di depan Badan Litbang dan Diklat Daerah Kota Samarinda.

"Ini sudah kali kedua saya kehilangan helm di parkiran balai kota. Padahal parkiran ini tidak sepi, ramai orang yang lewat di sini," tuturnya, Rabu (30/11/2016).

"Karena sudah pernah kecurian, saya kaitkan helm di jok motor, tapi tetap saja dapat diambil oleh pencuri. Padahal jangka waktu kehilangan kurang dari sebulan," tambahnya.

Dia pun berharap agar pihak balai kota dapat lebih memperketat lagi penjagaan di sekitar balai kota.

"Bukan hanya saya saja, tapi banyak teman-teman yang telah kehilangan helm disini," tutur Sapri. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About us
Help