Darurat Narkoba

BNNP Tetap Kejar 10 Anggota Dewan yang Belum Tes Urine

Pihak BNN selanjutnya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada Ketua DPRD Samarinda, tentang lanjutan sisa anggota dewan

BNNP Tetap Kejar 10 Anggota Dewan yang Belum Tes Urine
TRIBUNKALTIM.CO/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Ketua DPRD Samarinda Alphad Syarif menunjukkan botol yang berisi urinnya, sebelum dilakukan tes oleh BNNP Kaltim, Rabu (30/11/2016) di gedung DPRD Samarinda. 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur belum dapat menuntaskan tes urine yang dilakukan kepada anggota DPRD Samarinda.

Dari 45 anggota dewan yang ada, hanya 35 anggota saja yang dapat mengikuti tes urine pada Rabu (30/11/2016) di gedung DPRD Samarinda. Adapun sisanya tidak diketahui penyebab tidak dapat mengikuti tes urine tersebut.

Pihak BNN selanjutnya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada Ketua DPRD Samarinda, tentang lanjutan sisa anggota dewan yang belum mengikuti tes urine.

"Kapan waktunya maupun tempat untuk tes, bisa jadi kami lagi yang datang ke gebung dewan, maupun 10 anggota dewan itu datang ke kantor kami," ucap Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Kaltim, Iwan Setiawan, Rabu (30/11/2016).

Baca: Beragam Tingkah Anggota Dewan Ketika Dites Urine Mendadak, Bagaimanakah Hasilnya?

Dia menyatakan, tes urine tersebut sebelumnya telah berkoordinasi dengan Ketua DPRD dan juga Sekretaris Dewan. Sedangkan anggota dewan lainnya tidak mengetahui akan diadakan tes urine.

"Anggota dewan yang lain tidak tahu jika akan ada tes urine, memang sengaja kami buat seperti ini agar mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tes urine ini juga perintah dari Kepala BNNP untuk adakan tes dadakan di sini (DPRD)," ungkapnya.

Untuk diketahui, 35 anggota dewan Samarinda yang mengikuti tes urine, seluruhnya dinyatakan bebas dari narkoba. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About us
Help