Dukung Smart City, Disdik Balikpapan Dorong Penerapan e-Learning

Dengan penerapan e-learning maka secara otomatis akan mengurangi adanya pemakaian dan pengeluaran anggaran alat tulis kantor

Dukung Smart City, Disdik Balikpapan Dorong Penerapan e-Learning
Ilustrasi 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Muhammad Alidona

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, Muhaimin, mendorong diterapkannya pembelajaran melalui sistem online atau e-learning dalam dunia pendidikan.

Menurutnya, kendati diterapkan secara bertahap pada sekolah-sekolah pilot project, namun saat ini kota Balikpapan telah memulai untuk menerapkan e-learning dengan menerapkan e-rapor, e-kantin sebagai bagian dari e-learning yang berbasis elektronik.

E-learning yakni pembelajaran yang berbasis elektronik yang dilakukannya tidak sekaligus tapi bertahap di kurikulum 2013. Jadi sekolah kita yang melaksanakan e-rapor masih uji coba juga, tetapi nanti perlahan-lahan kita arahkan semua ke sana,” katanya.

Baca: Soal Rombel Sekolah Swasta Minim, Muhaimin Beri Tenggat Setahun untuk Berbenah

Dengan penerapan e-learning maka secara otomatis akan mengurangi adanya pemakaian dan pengeluaran anggaran alat tulis kantor, mempermudah kontrol, mempermudah orang tua dalam melakukan pemantauan terkait pembelajaran siswa.

“Dengan menggunakan e-learning bisa hemat anggaran untuk ATK, mudah kontrolnya. Kalau ada koreksi gampang, bisa diakses online, orang tua juga bisa memantau anaknya, kalau misalnya siswa mendapat nilai jelek, orang tua juga bisa langsung tahu, bahkan materi pembelajaran hari ini apa, masuk jam berapa, siapa gurunya, juga semua bisa ketahuan,” katanya.

Baca: Legislator Balikpapan tak Setuju Ujian Nasional Dihapus

Dikatakannya, penerapan e- learning ini lebih bagus, terlebih lagi untuk mendukung kota Balikpapan menjadi smart city. Namun demikian, tidak semua sekolah bisa  menerapkan e- learning. Pasalnya sebelum menerapkan e-learning, maka sekolah harus siap sarana dan prasarananya.

Selain itu, dalam penerapan e-learning juga harus merubah mindset masyarakat terkait e-learning itu sendiri.

Beberapa sekolah di Balikpapan yang mulai menerapkan e-learning di antaranya SMA 1, SMK 1, SMP 1 dan MTs 1 Balikpapan.

SMA 1, SMK 1, dan SMP 1 sudah mendapatkan predikat integritas dari Kementrian. Sedangkan untuk penerapannya untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) akan dilakukan secara bertahap. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About us
Help