Viral di Medsos

Nggak Nyangka, 5.000 Makhluk Laut Dibekukan Demi Gelanggang Seluncur Es Ini

Tampak ikan-ikan yang telah disusun ada yang membentuk tulisan sambutan yakni "Hello".

Nggak Nyangka, 5.000 Makhluk Laut Dibekukan Demi Gelanggang Seluncur Es Ini
boredpanda.com

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah tempat bermain ice skating di Jepang baru-baru ini membuat gebrakan unik untuk menarik perhatian pengunjung.

Pihak pengelola menggunakan ribuan ikan yang dibekukan di bawah permukaan es sebagai dekorasi.

Diketahui terdapat sekitar 5.000 ekor ikan mati dan beberapa jenis hewan air laut seperti ikan pari, kepiting dan kerang memenuhi permukaan arena luncur es ini.

Tujuannya yakni agar para pengunjung yang datang dapat bermain ice skating ditemani oleh ikan-ikan.

Bahkan saking kreatif dan uniknya, pihak pengelola ice skating telah merancang sedemikian rupa tata letak ikan di gelanggang es tersebut.

Tampak ikan-ikan yang telah disusun ada yang membentuk tulisan sambutan yakni "Hello".

Dilansir melalui laman Boredpanda, tempat bermain ice skating ini bernama Space World yang berlokasi di Kitakyushu, Jepang.

Meskipun terlihat unik dan menarik, namun pihak pengelola taman bermain ini justru menuai kecaman publik.

Koji Shibata, juru bicara dari Space World menuturkan jika pihaknya dibanjiri komentar negatif.

"Kami menerima kritikan yang menyebutkan bahwa sangat tidak elok untuk menggunakan makhluk hidup sebagai mainan, dan juga sangat tidak baik membuang makanan untuk hal yang tak bermanfaat," ujarnya.

Komentar pedas kian membludak setelah postingan yang diunggah Space World viral di media sosial.

Menanggapi komentar publik, Shibata mengungkapkan jika pihaknya menggunakan ikan yang telah mati dan kemudian dibekukan di gelanggang es.

Tak hanya Shibata menyebutkan ikan yang digunakan juga merupakan jenis ikan yang tidak laku dijual di pasaran.

Pada akhirnya pihak pengelola meminta maaf kepada publik, dan memutuskan untuk menutup taman bermain ice skating ini.

Tak hanya itu, Space World juga berencana akan melakukan upacara kematian secara agama, khusus bagi ikan dan hewan laut yang telah mati tersebut. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Syaiful Syafar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About us
Help