Senin, 13 April 2026

Salam Tribun

Satu Harga Satu Indonesia

Paling penting dari kebijakan satu harga, setidaknya perlahan dapat mengurangi kesenjangan fasilitas di masyarakat.

Penulis: Amalia Husnul A | Editor: Amalia Husnul A
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Pengendara kendaraan bermotor rela antre untuk memperoleh bahan bakar kendaraan di SPBU Karang Anyar Kota Balikpapan, pada Sabtu (8/10/2016) sore. 

Amalia Husnul A'rofiati
@kophie_sunrise

Amalia H Arofiati

MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah menandatangani peraturan Menteri ESDM terkait penerapan bahan bakar minyak (BBM) satu harga untuk seluruh pelosok Indonesia.

"Permen (peraturan menteri) sudah saya tanda tangani, nanti kita sosialisasikan. Pertamina yang akan mendistribusikan Premium Ron 88 dan Solar 48," ujar Jonan usai menghadiri rapat koordinasi harga gas di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Jonan menambahkan saat ini Permen tentang penerapan BBM satu harga tersebut tinggal menunggu finalisasi proses di Kementerian Hukum dan HAM.

Sejalan dengan kebijakan Jonan, Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang menuturkan, pihaknya saat ini tengah mempertimbangkan menerapkan elpiji satu harga.

Hal ini dilakukan setelah menerapkan program bahan bakar minyak (BBM) satu harga di berbagai pelosok Tanah Air sesuai keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Ahmad Bambang, secara teknis, elpiji 3 kilogram (Kg) bisa diseragamkan menjadi satu harga.  Namun, untuk elpiji di atas 3 Kg belum bisa dilakukan penerapan elpiji satu harga.

Baca: Jika Aturan Ditegakkan, Penduduk di Wilayah Ini Bakal Kesulitan BBM

"(Elpiji) yang 3 kg bisa, karena memang untuk masyarakat," ujar dia kepada wartawan, Selasa (29/11/2016).

Pernyataan Jonan, tentu disambut gembira masyarakat yang ada di wilayah pedalaman Indonesia.

Daerah-daerah yang masih belum menikmati berbagai infrastruktur bahkan tak ada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah.

Walau mungkin perut Bumi yang dia tinggali kaya akan minyak. Dengan Permen Jonan nanti, diharapkan akan mendorong para pelaku usaha niaga BBM membuat SPBU di daerah-daerah terpencil.

Tak perlu lagi antrean panjang di SPBU menghiasi pemberitaan di media massa lokal.

Masyarakat mudah mendapatkan BBM dengan harga yang terjangkau dan sama seluruh Indonesia.

Baca: Ternyata. . . SPBU Terlaris di Dunia Ada di Indonesia

Tak perlu lagi ada pemberitaan soal kelangkaan elpiji lantaran seluruh wilayah kini punya harga yang sama.

Memang, saat ini masyarakat masih harus bersabar menanti kapan pelaksanaannya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved