SBY Dituding Donatur Aksi 411, Yansen Perintahkan Kader Buktikan

Yansen juga mengingatkan agar kader Partai Demokrat tetap peduli dan memberikan solusi terhadap kondisi bangsa.

SBY Dituding Donatur Aksi 411, Yansen Perintahkan Kader Buktikan
TRIBUNKALTIM.CO/NIKO RURU
Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Utara, Yansen TP. 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Niko Ruru
 
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN -  Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Utara, Yansen TP memerintahkan para kader Partai Demokrat di Kabupaten Nunukan membuktikan kebenaran fakta riil, jika sesungguhnya Partai Demokrat memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa.

Dia mengingatkan, tidak perlu menanggapi dengan emosional isu yang menyebutkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai donatur Gerakan 411 di Jakarta.

"Orang boleh berpendapat apa saja, kembali kepada mereka. Kita tetap pada prinsip, tetap santun, kita tidak menyikapi karena itu salah. Faktanya kita bukan sekedar pelantikan namun lebih ke rencana membangun,” ujarnya, Rabu (30/11/2016) saat melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Nunukan.

Yansen juga mengingatkan agar kader Partai Demokrat tetap peduli dan memberikan solusi terhadap kondisi bangsa.

Baca: SBY: Saya Diserang dan Dihabisi Tanpa Ampun

Isu perpecahan harus diantisipasi dengan tetap menjaga Bhinneka Tunggal Ika. Sebab, sejak awal berdirinya, Partai Demokrat sudah mendeklarasikan sebagai partai nasionalis berlandaskan kebhinnekaan.

"Kebhinnekaan sejak dulu sudah kita deklarasikan. Kita ini partai nasionalis, jadi bukan karena lagi gencar momen itu kita usung tema kebhinnekan. Kita telah menampakkan wajah Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika sejak berdiri," katanya.

Partai politik, kata dia, merupakan alat kekuasaan negara untuk membangun keanekaragaman suku dan latar belakang yang justru menjadi berkah bagi bangsa majemuk seperti Indonesia.

Baca: SBY Tak Diundang Acara Syukuran Antasari, Ini Reaksi Netizen

Karena itupula, menjadi kader Partai Demokrat tidak boleh haus akan kekuasaan. Namun tetap kritis bukan untuk menjatuhkan.

“Partai Demokrat harus mampu memberikan solusi karena kekuasaan itu hanya niat bukan sebuah nilai. Tunjukkan kita menampung semua keanekaragaman. Mendukung kekuatan pembangunan di Kalimantan Utara,” katanya. (*)

Ikuti kami di
Penulis: Niko Ruru
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About us
Help