Opini

Menggerakkan Industri Pariwisata, Identitas Baru Negeri Borneo Timur

Tidak dapat diragukan lagi jika sektor pariwisata akan menjadi salah satu sektor unggulan meraih pendapatan asli daerah.

Menggerakkan Industri Pariwisata, Identitas Baru Negeri Borneo Timur
TRIBUNKALTIM.CO/M WIKAN H
Puncak bukit objek wisata alam Batu Dinding di Desa Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Objek wisata ini sangat asri dan sejuk, cocok dijadikan tempat menikmati mata hari terbit maupun terbenam. Lokasinya kurang lebih 55 kilometer dari Kota Balikpapan. 

Oleh Dwi Agus Prasetyo
Mahasiswa Teknik Kimia
Institut Teknologi Kalimantan (ITK)
prasetyodwiagus@gmail.com

Dwi Agus Prasetyo
Dwi Agus Prasetyo

KALIMANTAN Timur (Kaltim) merupakan provinsi yang telah menggantungkan perekonomiannya dari sektor industri migas dan batu bara.

Artinya, industri tersebut telah menghidupi pembangunan yang ada di Kaltim.

Mengetahui terbatasnya sumber daya alam akan migas dan batu bara serta tingginya ketergantungan Kaltim akan industri pertambangan membuat pembangunan ekonomi di provinsi Kaltim harus segera diimbangi.

Pengembangan ekonomi di suatu wilayah dapat diusahakan melalui industri pariwisata.

Ketika industri pertambangan memasuki masa-masa 'reses' seperti yang terjadi setahun terakhir, beberapa pihak mulai mempertahankan kepopulerannya di samping mencari pendapatan alternatif.

Baca: Harga Batu Bara Naik, Distamben Minta Kecelakaan Kerja Berkurang

Provinsi Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan contoh dari sekian banyak provinsi di Indonesia yang telah mengusahakan sektor pariwisata sebagai sektor unggulan dalam pembangunan ekonomi wilayahnya.

Bali dan DIY bukanlah provinsi dengan sumber daya alamnya yang sangat melimpah.

Berbeda dengan Kaltim yang juga memiliki potensi dalam hal pariwisatanya, tetapi pembangunan ekonomi Provinsi Kaltim secara sepenuhnya bergantung pada industri migas dan batu bara.

Letak geografis perkotaan yang ada di Kaltim sangat cocok untuk mendirikan objek wisata.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help