Disnakertrans Dapati Puluhan Tenaga Kerja Asing yang Diduga Ilegal di Proyek PLTU

Saat itu, kata Fathul, Disnaker Kukar sempat mendeportasi pekerja asing ilegal yang bekerja di proyek tersebut.

Disnakertrans Dapati Puluhan Tenaga Kerja Asing yang Diduga Ilegal di Proyek PLTU
IST
Satu di antara puluhan tenaga kerja asing yang bekerja di PLTU Handil 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Puluhan tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), di Handil, Kecamatan Muara Jawa, memilih kabur, saat tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di proyek tersebut.

Sekadar informasi, Rabu (21/12/2016), tim gabungan yang berasal dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim, Polsek, dan Koramil Muara Jawa, menggelar sidak di proyek PLTU.

Hal ini dibenarkan Kepala Disnakertrans Kaltim, Fathul Halim.

"Informasi dari staf saya yang ikut sidak tersebut memang begitu (tenaga kerja asing kabur, red). Ini tim gabungan masih menunggu mereka yang kabur di kantornya. Mungkin kita tunggu sampai malam," kata Fathul.

Fathul menyebut, sidak ini merupakan respon terhadap laporan masyarakat terkait banyaknya TKA yang diduga ilegal, bekerja di proyek PLTU tersebut.

"Sederhananya, kalau resmi kenapa kabur. Tampaknya memang ada TKA ilegal. Itu informasi sementara yang saya peroleh," katanya lagi.

Sebelumnya, razia di lokasi yang sama sudah pernah digelar Disnaker Kutai Kartanegara.

Saat itu, kata Fathul, Disnaker Kukar sempat mendeportasi pekerja asing ilegal yang bekerja di proyek tersebut. 

"Sudah tiga kali rasanya Disnaker Kukar merazia lokasi itu. Nah, kewenangan pengawasan TKA kan sekarang ada di Disnaker Provinsi. Maka kali ini kami turun. Tapi ada juga personel dari Disnaker Kukar yang Mei lalu ikut razia, kali ini ikut lagi," ungkap Fathul. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved