Berita Pemkab Kutai Timur

GOW Harus Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

Dia berharap kegiatan GOW yang mencakup beberapa bidang dapat bersinergi dengan program Pemkab dalam membangun daerah.

GOW Harus Bersinergi dengan Pemerintah Daerah
HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Pelantikan pengurus GOW periode 2016-2021, di Ruang Meranti, Sekretariat Kabupaten, Bukit Pelangi, Rabu (21/12/2016) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Sebagai mitra pemerintah, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diminta untuk bersinergi dengan Pemkab Kutim guna menyukseskan program pembangunan di daerah ini.

”Kita harus bekerja bersama. Karena bagaimanapun GOW ini merupakan salah satu mitra dari pemerintah. Kita harapkan dengan pengurusan GOW yang baru, (GOW) bisa benar-benar berjalan dengan baik sesuai dengan fungsi dan tugasnya,” kata Bupati Kutim Ismunandar, usai melantik pengurus GOW periode 2016-2021, di Ruang Meranti, Sekretariat Kabupaten, Bukit Pelangi, Rabu (21/12).

Banyak hal bisa dilakukan GOW guna berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan yang berkualitas. Khususnya melalui program kerja yang terarah dan meningkat setiap waktunya, demi menyukseskan pelaksanaan program Gerakan Pembangunan Desa Mandiri dan Terpadu (Gerbang Desa Madu).

Pengurus GOW yang baru dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kutim Nomor : 260/K.891/20/6 tentang Pembentukan Pengurus GOW Kabupaten Kutim. Sebagai penunjang program pembangunan daerah, diperlukan peranan wanita sebagai mitra dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Pelantikan turut dihadiri Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Irawansyah, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekkab Rupiansyah, Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekkab Mugeni, beberapa Anggota DPRD Kutim, serta para pimpinan organisasi wanita yang ada di Kutim.

Ketua Umum GOW Kutim, Ny Tirah Satriani, usai dilantik menegaskan bahwa GOW wajib mendukung program pemerintah yaitu Gerbang Desa Madu. Dia berharap kegiatan GOW yang mencakup beberapa bidang dapat bersinergi dengan program Pemkab Kutim dalam membangun daerah.

Di antaranya kaderisasi di organisasi, pendidikan, dan iptek. Berikutnya pembinaan mental dan budaya, sosial, kesehatan, dan lingkungan. “Juga hubungan masyarakat, hukum dan politik, bidang ekonomi dan koperasi, serta bidang tenaga kerja. Semua itu akan kita laksanakan sesuai dengan bidang-bidang yang ada di GOW dan selanjutnya diterapkan ke masyarakat,” sebutnya.

GOW merupakan gabungan dari seluruh organisasi wanita di Kutim yang memiliki berbagai macam pemikiran. Untuk itu, tidak ada alasan karena ketuanya adalah isteri Wabup, lantas komunikasi hanya dilakukan satu arah. Melainkan tetap merangkul seluruh pengurus untuk saling berkoordinasi atau berkomunikasi pada posisi setara.

Yakni untuk membahas visi dan misi demi tercapainya tujuan pembangunan. “Bersama untuk membahas apa yang harus dikerjakan kedepan, agar semua bisa berjalan sesuai dengan tujuannya. Yakni kesejahteraan masyarakat Kutim," tambahnya. (advertorial/hms11)

Editor: Kholish Chered
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help