TribunKaltim/

Tak Ada Hujan, Air Sungai Tiba-Tiba Meluap Bikin Warga Panik Selamatkan Hewan Ternak

Ketika banjir melanda beberapa warga sempat menyelamatkan hewan peliharaannya seperti sapi, ayam dan lainnya.

Tak Ada Hujan, Air Sungai Tiba-Tiba Meluap Bikin Warga Panik Selamatkan Hewan Ternak
FACEBOOK
Banjir kembali terjadi di kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Rabu-Kamis (28-29/12/16). Bahkan banjir kali ini diperkirakan lebih besar dari banjir yang pernah mengenangi kabupaten ini beberapa bulan yang lalu 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Banjir kembali terjadi di kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Rabu-Kamis (28-29/12/16). Bahkan banjir kali ini diperkirakan lebih besar dari banjir yang pernah mengenangi kabupaten ini beberapa bulan yang lalu

Tingginya luapan air sungai Mentarang yang berada di kawasan setempat membuat rumah warga terendam air banjir. Padahal menurut keterangan warga sekitar yakni Maya Dewinta Sary warga Jln AMD RT 18, Malinau Kota, mengungkapkan sebelum air sungai meluap tidak ada fenomena alam seperti hujan deras. 
"Dua hari yang lalu sempat hujan deras, tetapi semalam tidak ada hujan, tidak ada angin, langsung tiba-tiba air sungai depan rumah saya meluap," ujar Maya kepada Tribunkaltim.co melalui pesan via Facebook.
Menurut Maya banjir bandang ini merupakan kiriman dari daerah lain. 
"Ini banjir bandang karena kiriman dari atas, kiriman dari Tanjung Selor," katanya.
Banjir telah terjadi sejak pukul 21.00 Wita Rabu (28/12/16) dan baru surut keesokan harinya yakni pada pukul 05:21 Wita Kamis (28/12/16). 
Kaget dengan air yang tiba-tiba naik, warga sekitar langsung panik dan berlari untuk berusaha menyelamatkan barang-barang berharga.
"Reaksi warga panik, karena tiba-tiba dan juga tidak ada hujan, cuaca seperti biasa saka. Jika biasanya jam 12 malam di daerah rumah saya Jalam AMD Rt 18 Malinau sudah sunyi sekali, tetapi tadi malam banyak orang pada berhamburan keluar rumah untuk melihat air," ungkapnya.
Ketika banjir melanda beberapa warga sempat menyelamatkan hewan peliharaannya seperti sapi, ayam dan lainnya.
Banjir terparah terjadi di daerah Jalan Swadaya RT 8, 9, Alun Alun Malinau dan Jalan AMD RT 18 yang berada dekat dengan pelabuhan speed boat. Ketinggian banjir diketahui mencapai dada orang dewasa.
Kendati telah surut, kondisi terkini air banjir masih merendam jalanan dan beberapa tempat di Malinau. (*)
 
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help