TribunKaltim/

Begini Suasana Malam Tahun Baru di Tepian Mahakam

"Kembang apinya banyak Ma, aku bingung liat yang mana," tutur salah satu bocah berusia 5 tahun kala menyaksikan kembang api didampingi orangtuanya.

Begini Suasana Malam Tahun Baru di Tepian Mahakam
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Suasana malam pergantian tahun di Jl Gajah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur, pada peraaan malam pergantian tahun, Sabtu (31/12/2016) 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Selamat tinggal tahun 2016, selamat datang 2017. Kalimat itu terdengar riuh rendah di sepanjang Jl Gajah Mada, Samarinda, Kalimantan Timur, pada peraaan malam pergantian tahun, Sabtu (31/12/2016).

Lautan manusia memadati area itu, khususnya di kawasan Tepian Mahakam depan Kantor Gubernur Kaltim. Mereka memenuhi median jalan hingga duduk di trotoar.

Tak tampak satupun kendaraan bermotor yang melintas. Walau tak ada acara khusus di Tepian Mahakm, namun masyarakat Kota Tepian, dari anak-anak hingga dewasa, membanjiri kawasan itu. Mereka menikmati malam pergantian tahun sembari menyaksikan meriahnya kembang api di kawasan tersebut.

Warna-warni kembang api di langit Samarinda dan gema suara terompet menandakan datangnya tahun baru 2017.

"Kembang apinya banyak Ma, aku bingung liat yang mana," tutur salah satu bocah berusia 5 tahun kala menyaksikan kembang api didampingi orangtuanya.

Masyarakat Samarinda menyambut datangnya tahun baru dengan penuh harapan.

Salah satu warga, Ruslan mengharapkan Samarinda bisa lebih baik dalam tata kota. Secara khusus ia menaruh harapan kepada Walikota Samarinda agar jembatan Mahkota II bisa difungsikan segera.

"Sebagai warga ya harapan saya Jembatan Mahkota II itu selesai dan cepat digunakan. Kita selama ini sudah nunggu lama dan kesusahan mau ke seberang. Katanya malam tahun baru bisa dilewati, tapi ternyata tadi itu gak bisa. Semoga cepat bisa dilewati dan gak tunda-tunda lagi. Kami capek nunggunya," ungkap Ruslan yang beralamat di Kecamatan Sambutan ini. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help