Lima Tahun Bergelut dengan Kembang Api, Ini Taktik Samsul agar Sistem Pemantik Tetap Aman

Pria yang kesehariannya bekerja serabutan mengaku sudah menjadi resiko harus memilih pekerjaan saat malam tahun baru.

Lima Tahun Bergelut dengan Kembang Api, Ini Taktik Samsul agar Sistem Pemantik Tetap Aman
TRIBUN KALTIM / RUDY FIRMANTO
Samsul, teknisi kembang api di Balikpapan 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Rudy Firmanto

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ditengah kemeriahan pergantian malam tahun baru, ada sosok yang rela tak merayakannya bersama orang tercinta.

Profesinya tergolong berbahaya, yakni teknisi kembang api.

Saat ditemui Tribunkaltim.co ketika mengatur kembang api untuk Hotel Aston Balikpapan, ia terlihat cekatan mengatur kabel lampu sebagai pemantik petasan yang jumlahnya 847 buah.

Samsul mengungkapkan ini tahun kelimanya dipercaya sebagai teknisi kembang api.

"Mungkin hanya saya yang bertahan 5 tahun ini, yang lain baru. Soal ini harus cekatan dan teliti kalau tidak malah berbahaya," katanya.

Ia pun punya pengalaman tak menyenangkan yakni arah kembang api yang tak bisa diprediksi mengarah ke wajahnya. Untungnya tak sampai melukai.

"Pernah saat itu pemantiknya tak berfungsi jadi saya pakai manual dengan obor untuk menghidupkan, kebetulan terlalu dekat jadi mengarah ke saya," kenangnya.

Agar aman, sistem pemantik kembang api disetting dengan cara menempatkan sumbu di dalam bohlam lampu yang sebelumnya diberi lubang. Nantinya lampu tersebut dihidupkan. Panas yang ditimbulkan akan membakar sumbu dan menyalakkan kembang api.

"Kita tinggal pencet kontak menjadi on dari jauh jadi lebih aman," katanya.

Pria yang kesehariannya bekerja serabutan mengaku sudah menjadi resiko harus memilih pekerjaan saat malam tahun baru.

Tetapi menurutnya apa yang ia lakukan ini bisa menghibur orang banyak.

Di Hotel Aston Balikpapan sudah menjadi agenda rutin untuk menyalakan kembang api setiap acara pergantian tahun.

Lokasinya pun agar aman dilakukan di lantai 21 atau rooftop hotel. (*)

Penulis: Rudy Firmanto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved