TribunKaltim/

Bupati Selingkuh

Kasus Zina Suaminya Berakhir Damai, Begini Ungkapan Istri Bupati Katingan

Ia mengakui bahwa kasus yang menimpa suaminya itu sempat memengaruhi aktivitasnya sebagai istri bupati.

Kasus Zina Suaminya Berakhir Damai, Begini Ungkapan Istri Bupati Katingan
ISTIMEWA
Istri Bupati Katingan Ahmad Yantenglie, Endang Susilawatie, ternyata Wakil Ketua DPRD Katingan. Dia juga sangat cantik dan memiliki karier politik yang bagus. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Istri Bupati Katingan Ahmad Yantenglie, Endang Susilawatie, bersyukur karena kasus perzinaan yang melibatkan suaminya dan seorang istri polisi berakhir damai.

Wakil Ketua I DPRD Katingan itu mengatakan bahwa peristiwa ini dapat menjadi pelajaran. Ia berharap ada jalan keluar terbaik untuk suaminya dan kejadian ini tidak terulang lagi.

"Walau bagaimanapun ini adalah cobaan untuk keluarga kami agar kami bisa lebih kuat dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Tuhan," kata Endang kepada Tribun Pontianak, Kamis (19/1/2017).

Bupati Katingan Ahmad Yantenglie (kaus hitam bertopi) melakukan pemeriksaan urine di Mapolda Kalimantan Tengah, Kamis (5/1/2017). (TRIBUN PONTIANAK/FATURAHMAN)
Bupati Katingan Ahmad Yantenglie (kaus hitam bertopi) melakukan pemeriksaan urine di Mapolda Kalimantan Tengah, Kamis (5/1/2017). (TRIBUN PONTIANAK/FATURAHMAN)

Ia mengakui bahwa kasus yang menimpa suaminya itu sempat memengaruhi aktivitasnya sebagai istri bupati.

Ia berusaha untuk menyikapinya dengan lebih dewasa dan meminta petunjuk Yang Maha Kuasa.

"Jika aku tidak kuat, terlalu banyak orang yang menangis di belakangku," ujarnya.

Baca: Begini Kritikan Pedas Netizen Tanggapi Bebasnya Bupati Katingan dari Kasus Perselingkuhan

Endang mengatakan bahwa jabatan yang diemban oleh suaminya adalah sebuah amanah.

Karena itu, amanah tersebut harus dijalankan dengan baik.

"Supaya tahu saja, saya adalah orang yang pertama yang akan meminta suami mundur jika dalam memimpin Katingan tidak bisa menjaga amanah dari masyarakat," kata Endang.

Kasus perzinaan Yantenglie dengan seorang pegawai negeri sipil, istri seorang polisi, berakhir damai setelah pelapor mencabut laporannya.

Yantenglie dan seorang wanita berinisial FY tepergok oleh Aiptu SH, suami FY, saat mereka tengah berduaan tanpa busana dalam sebuah kamar rumah kontrakan beberapa waktu lalu.

Karena SH sudah mencabut laporan, Polda Kalimantan Tengah yang menangani kasus ini menghentikan kewajiban lapor bagi Yantenglie dan FY selaku tersangka. (*)

Penulis: Faturahman
Editor: Syaiful Syafar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help