TribunKaltim/

Edukasi Pelajar SMA, PT Pupuk Kaltim Gelar Seminar HIV, Narkoba, dan Safety Riding

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Seminar HIV dan Narkoba serta Safety Riding bagi pelajar SMA, SMK dan MA Kota Bontang.

Edukasi Pelajar SMA, PT Pupuk Kaltim Gelar Seminar HIV, Narkoba, dan Safety Riding
HO
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Seminar HIV dan Narkoba serta Safety Riding bagi pelajar SMA, SMK dan MA Kota Bontang pada Sabtu (21/1/2017) di Gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Seminar HIV dan Narkoba serta Safety Riding bagi pelajar SMA, SMK dan MA Kota Bontang pada Sabtu (21/1/2017) di Gedung Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim.

Seminar ini merupakan rangkaian kegiatan pelaksanaan Bulan K3 Nasional tahun 2017 di Pupuk Kaltim yang diikuti oleh 23 (dua puluh tiga) SMA, SMK dan MA se-Kota Bontang dengan total peserta sebanyak 299 pelajar.

Seminar ini dihadiri oleh Walikota Bontang, Kapolres Bontang, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bontang, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Bontang serta Jajaran Manajemen Pupuk Kaltim.

Sedangkan sebagai pembicara menghadirkan Jonner Simanjuntak, Kasat Narkoba dan Irianto, Kasat Lantas Polres Kota Bontang serta dr. Aries Maulana yang merupakan dokter Hyperkes Pupuk Kaltim.

Rangkaian kegiatan Bulan K3 Nasional di Pupuk Klatim telah dibuka secara resmi oleh Direktur Produksi Pupuk Kaltim, Bagya Sugihartana pada 12 Januari lalu.

Peringatan Bulan K3 Nasional tahun 2017 mengusung tema “Dengan Budaya K3 Kita Tingkatkan Kualitas Hidup Manusia Menuju Masyarakat yang Selamat, Sehat dan Produktif”.

Tema ini sangat tepat untuk mendorong seluruh masyarakat Indonesia berpartisipasi aktif menerapkan dan membudayakan nilai-nilai K3 dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya GM Teknologi Pupuk Kaltim Sri Mukartiningsih menyampaikan, bahwa Pupuk Kaltim merangkaikan kegiatan Bulan K3 Nasional tahun 2017 dengan melibatkan karyawan dan keluarga besar serta masyarakat bufferzone seperti halnya tahun sebelumnya.

Hal ini merupakan bukti komitmen Perusahaan atas dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Bontang sehingga Pupuk Kaltim dapat terus beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Bontang.

Seminar HIV dan Narkoba dilatarbelakangi oleh meningkatnya penderita HIV secara global, Indonesia merupakan peringkat 5 besar dengan penderita HIV terbanyak di dunia.

Begitu juga halnya dengan kasus pengguna Narkoba yang kian meningkat.

"Untuk itu saya mewakili Jajaran Manajemen Pupuk Kaltim mengajak para pelajar SMA generasi muda di Kota Bontang untuk lebih mawas diri terhadap penyebaran Narkoba dan membatasi pergaulan yang dirasa tidak diperlukan. Selain itu, seminar HIV dan Narkoba bertujuan untuk memberikan penjelasan mengenai bahaya HIV dan Narkoba dan bagaimana pencegahannya," katanya.

Sedangkan penyelanggaraan seminar Safety Riding dilatarbelakangi dengan meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas di Kota Bontang yang juga menyebabkan peningkatan kasus pada korban meninggal dunia, luka ringan maupun luka berat.

Pada tahun 2016 terdapat 44 kasus kecelakaan lalu lintas dan tahun 2015 hanya 40 kasus. Untuk pelanggaran lalu lintas, pada tahun 2016 terdapat 2.966 kasus.

Tingginya kasus pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kota Bontang, dengan adanya seminar Safety Riding diharapkan dapat mengedukasi adik-adik pelajar terkait etika berlalu lintas yang baik, benar dan aman. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help