TribunKaltim/

E-Gov Paser Akan Dibenahi, Fathurrahman: Masih Tahap Penyusunan Master Plan

Kegiatan itu, menurut Fathurrahman, berada di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (KISP).

E-Gov Paser Akan Dibenahi, Fathurrahman: Masih Tahap Penyusunan Master Plan
TRIBUN KALTIM / SARASSANI
Sekda Paser, H AS Fathurrahman (kiri) dan Ketua Bappeda Paser IG Putu Suantara menunjukan kartu anggota perpustakaan elektronik 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser H Aji Sayid Fathurrahman, Rabu (1/2/2017), mengungkapkan keinginan Pemkab Paser memenahi elektronik government (e-gov) tahun ini.

Kegiatan itu, menurut Fathurrahman, berada di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (KISP).

“Masih berupa penyusunan master plan untuk pengembangan e-gov. Setelah master plan-nya ada, baru tergambar tahapan-tahapannya,” kata Fathurrahman.

(Baca juga: Penyerahan DPA Tertutup, Ternyata Ini yang Dilakukan di Ruangan)

Saat ini daerah mengalami kondisi keterbatasan anggaran. Sementara untuk pengembangan e-gov memerlukan dana yang cukup besar, termasuk SDM.

Fathurrahman mengakui perlu waktu beberapa tahun untuk mencapai kondisi pemerintahan yang berbasis elektronik.

Meski Dinas Komunikasi dan Informatika (sekarang KIPS-red) cukup lama berdiri, lanjut Fathurrahman, tapi belum ada rencana strategis pengembangan e-gov. Hal ini menyebabkan pengembangan e-gov berjalan lamban lamban.

“Dengan e-gov nanti kita bisa mengefesiensi anggaran. Memang beberapa SKPD sudah menggunakan aplikasi untuk pelayanan, itu sudah berbasis elektronik. Hanya saja, belum terintegrasi dengan baik," ujarnya.

Dinas Kesehatan (Diskes) misalnya. Jika semua puskemas dan rumah sakit menginput data pasien yang berobat setiap harinya ke Dinkes, maka akan diketahui penyakit apa yang dominan diderita pasien.

Dari gambaran itu, tambah Fathurrahman, Dinkes dapat mengurangi obat-obat yang tidak dibutuhkan pasien, sehingga mengefisiensikan penggunaan anggaran belanja obat-obatan. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help