TribunKaltim/

Berita Unik

Sungguh Menyayat Hati, Demi Kumpulkan Uang untuk Operasi Mata Anak, Pria Ini Rela Dipukuli Orang

Sebagai imbalan dari pemukulan tersebut pejalan kaki diminta untuk menyumbangkan uang sebesar 10 Yuan atau sekitar Rp 18 ribu.

Sungguh Menyayat Hati, Demi Kumpulkan Uang untuk Operasi Mata Anak, Pria Ini Rela Dipukuli Orang
nextshark
Di tepi jalan, seorang pria bertelanjang dada menawarkan diri untuk dipukuli orang agar dibayar. Ia melakukan hal ini untuk mendapatkan uang agar bisa membayar operasi mata sang anak. 

TRIBUNKALTIM.CO -- Perjuangan seorang ayah yang sudah putus asa untuk mencari uang demi pengobatan sang anak berikut ini sungguh menyayat hati.

Saking putus asanya tidak tahu apa lagi yang harus diperbuat, pria ini memohon pada pejalan kaki di Beijing, Tiongkok untuk memukul tubuhnya.

Sebagai imbalan dari pemukulan tersebut pejalan kaki diminta untuk menyumbangkan uang sebesar 10 Yuan atau sekitar Rp 18 ribu.

Uang yang akan terkumpul ini sendiri akan dipergunakannya untuk membayar seluruh biaya operasi mata putra ciliknya.

Pria ini berlutut di pinggir jalan hanya dengan mengenakan celana pendek di saat cuaca sedang dingin-dinginnya tepat di sebelah stasiun metro di pusat Kota Beijing.

Tampat pula ia mengangkat sebuah tongkat kayu untuk menawarkan siapa saja yang ingin memukul dirinya.

Di tepi jalan, seorang pria bertelanjang dada menawarkan diri untuk dipukuli orang agar dibayar. Ia melakukan hal ini untuk mencari uang agar bisa membayar operasi mata sang anak.
Di tepi jalan, seorang pria bertelanjang dada menawarkan diri untuk dipukuli orang agar dibayar. Ia melakukan hal ini untuk mencari uang agar bisa membayar operasi mata sang anak.

Dilansir dari laman Nextshark, anak pria ini yang masih berusia satu tahun diketahui memiliki gangguan mata bawaan sejak lahir.

Terlihat pula sang istri setia menunggu sang suami duduk disamping sembari memangku sang anak.

Terpampang pula sebuah tulisan dari kardus disamping pria ini yang menuliskan, "Tanpa pengobatan secepatnya, bayi saya bisa buta permanen,"

Keluarga kurang mampu ini diketahui berasal dari daerah Chongqing, pria ini mengaku telah menempuh perjalanan hampir 1.500 km untuk menjangkau ibukota guna mengobati mata sang anak.

Biaya untuk operasi mata si anak sendiri membutuhkan biaya sebesar 100.000 Yuan atau sekitar Rp 188 juta.

Sejauh ini sudah beberapa orang yang menyumbangkan uang namun tak ada dari mereka yang sanggup memukul pria malang ini.

"Saya terpaksa melakukan hal ini, sudah tidak ada lagi yang bisa saya lakukan. Saya merasa sangat bersalah dan sedih. Dengan cara ini saya ingin mencari perhatian banyak orang, dengan harapan mereka akan membantu anak saya," ujarnya.(*)

Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help