TribunKaltim/

Warga Serahkan Senjata Api Rakitan yang Biasa Digunakan untuk Berburu di Hutan

Dari pengakuannya, senjata tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan berburu hewan di hutan.

Warga Serahkan Senjata Api Rakitan yang Biasa Digunakan untuk Berburu di Hutan
Handover
Warga Malinau menyerahkan senjata api rakitan kepada anggota TNI, Senin (6/2/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Upaya jajaran Kodim 0910/Malinau memburu keberadaan senjata api rakitan di wilayah Malinau, dengan bersosialisasi ke masyarakat membuahkan hasil.

Hasilnya, masyarakat menyerahkan dua pucuk senjata rakitan jenis penabur ke Koramil 0910-03/Mln.

Senpi rakitan tersebut diserahkan oleh Ryan Surachman warga Malinau Hulu. Dari pengakuannya, senjata tersebut hanya digunakan untuk kebutuhan berburu hewan di hutan.

"Sebelumnya memang kami diberitahu tentang larangan menggunakan senjata tanpa izin, dari pada berurusan dengan hukum, saya putuskan untuk menyerahkan ke anggota TNI," ungkapnya melalui rilis dari Penerarangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Senin (6/2/2017).

"Selama ini hanya digunakan untuk kebutuhan berburu, tidak untuk kegiatan lain," tambahnya.

Baca: Hadiri Pemusnahan Sajam dan Senpi, Bupati Tanya Kenapa Badiknya tak Disimpan Saja?

Sementara itu, Dandim 0910/Malinau, Letkol Inf Yudha Sandi Purwana menjelaskan, pihaknya menyambut baik inisiatif dari warga yang menyerahkan senjata api rakitan, dan berharap warga lainnya yang juga memiliki senjata api tanpa izin segera menyerahkan ke pihak berwenang.

"Kita mengapresiasi warga yang menyerahkan senpinya, mudah-mudahan langkah ini bisa dicontoh warga lainnya," tuturnya.

Lanjut dia menjelaskan, penyerahan dua pucuk senpi tersebut berawal dari kegiatan sosialisasi yang digelar Koramil 0910-03/Mln, yang menjelaskan tentang bahaya dan resiko apabila memiliki senjata api baik rakitan maupun standar.

"Setelah anggota jelaskan, warga langsung sadar dan mau menyerahkan senpinya secara sukarela, pihaknya pun menyatakan akan terus melakukan penyuluhan dan pendekatan ke warga agar warga segera menyerahkan senjata yang dimiliki," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help