Kriminal

Sudah Setor Rp 280 Jutaan Pada Oknum Tentara, Mimpi Fajar Jadi Anggota Satpol PP Pupus

Fajar akhirnya melaporkan kasus itu ke lantaran merasa tertipu. Janji Bambang untuk menjadikannya sebagai PNS di Kabupaten Madiun tak terbukti.

Sudah Setor Rp 280 Jutaan Pada Oknum Tentara, Mimpi Fajar Jadi Anggota Satpol PP Pupus
Surabaya.tribunnews.com/Rahadian Bagus
Fajar Puji Santoso (20) menunjukan jumlah uang yang sudah dia setorkan kepada Bambang, Rabu (8/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, MADIUN - Harapan Fajar Puji Santoso (20) untuk menjadi anggota Satpol PP di Kabupaten Madiun pupus sudah.

Begitu juga uang sebanyak Rp 270,8 juta yang sudah dia setor kepada oknum pensiunan tentara, bernama Bambang.

Warga Gambyak, Desa Keras Kulon, Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, ini akhirnya melaporkan Bambang ke Mapolres Madiun atas dugaan tindak penipuan.

"Sempat dijanjikan uang saya akan dikembalikan tanggal 16 Februari, nanti. Tapi takutnya dia (Bambang) menipu saya lagi," kata Fajar saat ditemui di Unit Reskrim Mapolres Madiun, Selasa (7/3/2017) kemarin siang.

Fajar akhirnya melaporkan kasus itu ke lantaran merasa tertipu. Janji Bambang untuk menjadikannya sebagai PNS di Kabupaten Madiun tak terbukti.

Padahal sejak 28 April 2015 hingga 29 November Fajar sudah menyerahkan sejumlah uang setiap bulan sesuai dengan permintaan Bambang.

Besaran uang yang dia setor secara tunai kepada Bambang beragam jumlahnya. Kepada Fajar, Bambang mengatakan uang itu digunakan untuk biaya administrasi,kursus, seragam dan alasan yang lain.

"Totalnya ada Rp 270,8 juta, dibayar secara bertahap setiap bulan selama setahun," kata Fajar.

Kini, anak pertama dari dua bersaudara pasangan Iskani dan Siti Juriah ini mengaku sudah tidak ingin lagi menjadi PNS.

Ia hanya ingin agar Bambang mengembalikan uangnya untuk ia pakai melanjutkan kuliah.

Halaman
12
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help