TribunKaltim/

Breaking News

BREAKING NEWS - Enam Korban Tenggelam Dipastikan Warga Sebatik, Berikut Nama-namanya

Wakil Ketua Asosiasi Nelayan Sebatik, Anto memastikan, enam warga itu keluarga rekannya di Sebatik. "Itu yang 6 orang keluarga teman saya,” ujarnya.

BREAKING NEWS - Enam Korban Tenggelam Dipastikan Warga Sebatik, Berikut Nama-namanya
Handover
Korban selamat speedboat tenggelam di Perairan Batu Payong Tinagat, Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia, Selasa (7/2/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Enam dari 15 penumpang speedboat tenggelam di Perairan Batu Payong Tinagat, Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia, Selasa (7/2/2017) dipastikan warga Pulau Sebatik.

Wakil Ketua Asosiasi Nelayan Sebatik, Anto memastikan, enam warga itu keluarga rekannya di Sebatik.
"Itu yang 6 orang keluarga teman saya,” ujarnya.

Keenam korban tersebut adalah:

  1. Amiruddin Bedurre (57),
  2. Hadra Hadda (40),
  3. Taqi Muhammad Zaki (7),
  4. Muhammad Faiz (6),
  5. Nurhafiza (2) serta
  6. bayi berusia sembilan bulan Muhammad Ashraf.

Baca: BREAKING NEWS - Tim SAR Temukan 10 Korban Speedboat yang Tenggelam di Tawau

Disebutkan, warga negara Indonesia ini berangkat dari Tawau menuju ke Sungai Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur.

Mereka berencana menginap selama satu malam di Jalan Ahmad Yani RT 4, Sungai Nyamuk, Pulau Sebatik sebelum pulang kampung menikmati liburan ke Sulawesi Selatan dengan menumpang KM Thalia dari Pelabuhan Tunon Taka, Pulau Nunukan.

Informasi yang diperoleh Anto, speeboat tersebut baru saja disambung. Sambungan yang dimaksud belum kuat menyebabkan speedboat terbelah saat dihantam ombak.

"Speedboat terbelah dua karena baru disambung," ujarnya.

Informasi tenggelamnya speedboat dimaksud diketahui dari laporan Safar Bin Sehan (57), Selasa (7/2/2017).

Baca: Duh, Tidak Semua Pemilik Speedboat Punya Izin Trayek

Nelayan yang sedang memancing itu sekitar maghrib melihat seorang lelaki berenang ke arahnya. Di belakang lelaki tersebut ada seorang perempuan yang mengikuti, dalam kondisi lemas.

Dua orang yang diduga sepasang suami istri tersebut menuturkan peristiwa naas yang baru saja mereka alami. Life jacket yang mereka kenakan menolong keselamatan keduanya.

Konsul pada Konsulat Republik Indonesia Tawau, Krisna Djaelani mengatakan peristiwa tersebut diketahui setelah menerima laporan dari petugas Maritim Malaysia.

"Betul. Kami terima laporan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia terjadi musibah kapal tenggelam di Batu Payong,"ujarnya.

Speedboat diperkirakan tenggelam sekitar pukul 17.30, Selasa saat bertolak dari Tawau menuju Sebatik. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help