TribunKaltim/

TKI Bermasalah Dipulangkan Pemerintah Malaysia Lewat Nunukan

TKI tersebut terdiri dari laki-laki dewasa sebanyak 133 orang, perempuan dewasa sebanyak 56 orang dan anak-anak 16 orang.

TKI Bermasalah Dipulangkan Pemerintah Malaysia Lewat Nunukan
HO
Personel Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long bersama pihak Imigrasi melakukan pengamanan, serta pendataan terhadap TKI yang dideportasi oleh pemerintah Malaysia di Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (10/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Satgas Pamtas Yonif 611 Awang Long, yang bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, di Nunukan, Kalimantan Utara, bekerja sama dengan instansi terkait telah mengamankan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang di deportasi dari Tawau Malaysia, pada Kamis (9/2/2017) kemarin.

Sebanyak 205 orang warga Indonesia diberangkatkan dari Tawau, menggunakan KM Meed, KM Malindo, serta KM Francis, menuju pelabuhan Tunon Taka.

TKI tersebut terdiri dari laki-laki dewasa sebanyak 133 orang, perempuan dewasa sebanyak 56 orang dan anak-anak 16 orang.

Komandan Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long, Mayor Inf Sigid Hengki Purwanto, menjelasksan, TKI yang dideportasi oleh pemerintah Malaysia, merupakan pekerja yang terkena berbagai masalah.

Baca: Banyak Calon TKI tak Lulus Pemeriksaan Kesehatan

Baca: Jumlah Korban Kapal Pengangkut TKI Ilegal yang Terbalik di Malaysia Mencapai 51 Orang

"Malaysia mendeportasi 205 TKI bermasalah, diantaranya bermasalah dengan habisnya masa berlaku visa, penyalahgunaan narkoba dan kasus kriminal," ungkapnya melalui rilis dari Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Jumat (10/2/2017).

Lanjut dia menjelaskan, pelanggaran yang dilakukan oleh pekerja asal Indonesia itu, diantaranya pelanggaran keimigrasian berjumlah 181 orang, pelanggaran kasus kriminal berjumlah 16 orang dan pelanggaran narkoba berjumlah 8 orang.

Hingga saat ini, TKI tersebut masih menjalani karantina di BP3 oleh pihak Keimigrasian, serta melakukan pendataan terhadap administrasi dari seluruh TKI.

"Saat ini semuanya tengah didata dan di karantina oleh Imigrasi, kami disini membantu mengamankan, agar berjalan tertib," ungkapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help