TribunKaltim/

Minta Dokumen Amdal, Pemohon Harus Berhubungan ke Perusahaan

“Badan publik berhak menolak memberikan informasi publik apabila tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Minta Dokumen Amdal, Pemohon Harus Berhubungan ke Perusahaan
TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Pelabuhan pengangkutan batu bara yang beroperasi di wilayah Sungai Linuang Kayam. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nunukan, Adi Karsono meminta aktivis lingkungan hidup Darwis dan Alamsyah untuk berhubungan langsung dengan pihak perusahaan terkait permohonan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) perusahaan tambang yang mereka minta.

“Diharapkan agar saudara berhubungan langsung dengan kantor perusahaan di Nunukan terkait data dan informasi yang saudara perlukan,” ujarnya, melalui surat Nomor : 660/97/DLH/B.I/II/2017 tertanggal 8 Februari 2017.

Adi menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Bagian Lembaga hak badan publik pasal 6 disebutkan, badan publik berhak menolak memberikan informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca: Di Kaltara, Cuma Nunukan yang Tolak Berikan Dokumen Amdal

“Badan publik berhak menolak memberikan informasi publik apabila tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Dia merincikan, informasi yang tidak bisa diberikan itu yaitu informasi yang dapat membahayakan negara. Selain itu informasi yang berkaitan dengan kepentingan perlindungan usaha dan persaingan usaha tidak sehat.

“Informasi yang berkaitan dengan hak-hak pribadi, informasi yang berkaitan dengan rahasia jabatan,” katanya.

Pihaknya juga bisa menolak memberikan informasi yang belum dikuasai atau didokumentasikan.

“Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, sebagai badan publik maka DLH Kabupaten Nunukan tidak dapat memberikan akses informasi terkait dokumen Amdal yang diminta,” ujarnya. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help