TribunKaltim/

Temen Jadi Demen, Seberapa Efektif Hubungan Asmara Ini?

Sebenarnya, arti dari ungkapan itu tidak secara harafiah Anda mesti menikahi teman pria yang juga sahabat Anda.

Temen Jadi Demen, Seberapa Efektif Hubungan Asmara Ini?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pacaran 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebuah petuah klasik mengatakan nikahilah sahabat Anda.

Sebenarnya, arti dari ungkapan itu tidak secara harafiah Anda mesti menikahi teman pria yang juga sahabat Anda. Namun, carilah pasangan yang bisa menjadi sahabat terbaik Anda.

Namun, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Profesor Gary Lewandowski, seorang psikolog dari Monmouth University, menemukan bahwa sebuah ide baik untuk meningkatkan hubungan dengan sahabat pria menjadi asmara.

Profesor Lewandowski melibatkan 801 responden dari seluruh Amerika Serikat (AS) dan menanyakan apakah Anda menganggap pasangan Anda sebagai sahabat atau tidak?

Hasilnya, sebanyak 83 persen responden mengaku bahwa pasangan mereka sekarang dulunya adalah seorang sahabat.

Baca: Orangtua, Jadilah Sahabat untuk Anak-anak, Bukan Komandan. . .

Lalu, kebanyakan responden yang telah menikah juga mengatakan, menikah dengan sahabat membuat rumahtangga menjadi lebih fleksibel dan komunika terjaga baik.

Penelitian juga memperlihatkan bahwa responden yang berusia lebih muda, yakni di bawah usia 25 tahun, mengatakan, tidak mau menjalin hubungan asmara dengan sahabat pria.

Profesor Lendowsky melihat adanya konsitensi hubungan yang kuat saat masih bersahabat dan ketika pasangan tersebut menjalin asmara atau menikah.

“Hubungan yang berdasarkan pertemanan dan persahabatan menjanjikan kenyamanan dan keterbukaan pikiran dalam perbedaan minat. Jadi, hubungan yang demikian terbukti lebih bertahan dan memuaskan,” urai Profesor Lendowsky.
(Kontributor Female, Usihana)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help