TribunKaltim/

Warga Nilai Kericuhan antar Legislator Tunjukkan Dewan Alami Kemunduran

Ia menyebut, sebagai barisan terdepan dari rakyat Balikpapan, seharusnya DPRD Balikpapan mengusung kepentingan rakyat bisa memberikan contoh dan tela

Warga Nilai Kericuhan antar Legislator Tunjukkan Dewan Alami Kemunduran
tribunkaltim.co/rudy firmanto
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan Abdulloh menunpang mobil dinasnya usai menghadiri Upacara Hut ke 120 Kota Balikpapan, Jumat (10/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Masyarakat Kota Balikpapan sangat menyayangkan terjadinya keributan antara kader Golkar di Balikpapan, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh dan anggota DPRD Balikpapan Andi Walinono.

Pasalnya selain terus memanas, kasus tersebut juga telah sampai pada ranah hukum.

Sebagaimana disampaikan seorang warga Balikpapan Ayu Wulandari.

Ia menyebut,  sebagai barisan terdepan dari rakyat Balikpapan, seharusnya DPRD Balikpapan mengusung kepentingan rakyat bisa memberikan contoh dan teladan yang baik kepada rakyatnya.

Sebagai rakyat, dirinya mengaku malu, karena wakil rakyat sudah tidak bisa berkoordinasi dengan baik.

Baca: Kericuhan Ketua DPRD dan Anggota Menambah Daftar Rapor Merah Dewan

Baca: Polisi tak Mau Gegabah Tangani Kasus 2 Anggota DPRD Balikpapan yang Berseteru

Terlebih lagi, beredar kabar bahwa terdapat kekerasan dengan tindakan penodongan pistol dan terjadi kericuhan hingga berakhir pada pelaporan ke  pihak berwajib.

“Sebagai rakyat kita merasa malu, karena wakil kita sudah tidak bisa berkoordinasi dengan baik apalagi diduga melakukan penodongan pakai senjata api seperti yang banyak di beritakan media dan juga kemudian ada berteriak-teriak dalam gedung DPRD, berarti wakil rakyat itu mengalami kemunduran,” kata Ayu Wulandari Koordinator Komunitas Balikpapan Tolong Menolong (BaTmen), Selasa (14/2/2017).

Hal senada juga disampaikan Diani. Ia menilai tindakan anggota dewan tersebut kekanak-kanakan. Terlebih lagi keduanya masih dalam satu partai politik yang sama.

“Rasanya gak pantas aja parpol sebesar itu ribut sampe ke polisi segala, berarti sudah gak ada saling kepercayaan kan, Kenapa gak diselesaikan aja secara kekeluargaan kan mereka satu parpol, makanya ini terlalu kekanak – kanakan, “ katanya. (*)

Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help