Darurat Narkoba

Barang Bukti 87 Kasus Kejahatan Dimusnahkan Kejari Nunukan

"Kalau narkoba ini sampel. Karena sebagian telah dimusnahkan pada tingkat penyidikan," ujarnya.

Barang Bukti 87 Kasus Kejahatan Dimusnahkan Kejari Nunukan
TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Pemusnahan barang bukti hasil kejahatan Juli 2016- Januari 2017 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Nunukan, Kamis (16/2/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kejaksaan Negeri Nunukan, Kamis (16/2/2017) siang memusnahkan sejumlah barang bukti hasil kejahatan dari kasus-kasus yang ditangani periode Juli 2016 hingga Januari 2017.

Barang bukti yang dimusnahkan di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Nunukan itu meliputi 62 bungkus sabu, 24 unit telepon seluler, alat hisap atau bong, baju dan celana perkara cabul, baju dokter, kaca mata therapy, alat peraga kesehatan mata atau anatomi mata, buku rekap angka chiki, pulpen, kayu, kalkulator, tas, helm, ember, modem, jaket, korek api, stetoskop, ATM dan mesin kipas angin.

Pemusnahan barang bukti dimaksud dilakukan dengan cara dibakar. Hadir sejumlah perwakilan instansi seperti dari Polres Nunukan, Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan serta Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Nunukan.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Nunukan, Endy Dasaatmadja mengungkapkan, sebagian barang bukti khususnya narkoba telah dimusnahkan kepolisian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

‘’Kalau narkoba ini sampel. Karena sebagian telah dimusnahkan pada tingkat penyidikan. Ini untuk pemusnahan barang bukti kejahatan periode 1 Juli 2016 -1 Januari 2017,” ujarnya.

Selama periode dimaksud, ada 87 perkara yang ditangani Kejaksaan Negeri Nunukan meliputi 65 perkara narkotika dengan barang bukti seberat 34,323 gram, barang bukti berbagai kasus seperti kasus pencurian dari empat perkara, perjudian empat perkara, cabul satu perkara, pembunuhan dua perkara, penganiayaan lima perkara, penipuan satu perkara, kekerasan dalam rumah tangga dua perkara dan sejumlah kasus pidana umum lain sebanyak tiga perkara.

‘’Vonis terberat untuk barang yang kita musnahkan kasus sabu yang 1,8 kilogram itu. Kami tuntut 20 tahun penjara, diputus pengadilan 17 tahun,” ujarnya. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help