TribunKaltim/

Orangtua Berani Ambil Risiko, Ini Dampak Baik pada Anak

Johnson mengatakan, selama ini dia menerapkan pola asuh yang lebih fleksibel sehingga membuat anak-anaknya leluasa untuk berkegiatan

Orangtua Berani Ambil Risiko, Ini Dampak Baik pada Anak
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Ilustrasi anak-anak Indonesia yang riang bermain. 

TRIBUNKALTIM.CO - Seorang psikolog bernama Lynn Johnson mengaku bahwa dia percaya diri kedua cucunya akan tumbuh sukses seperti kedua orangtua mereka, anak dari Johnson.

Johnson mengatakan, selama ini dia menerapkan pola asuh yang lebih fleksibel sehingga membuat anak-anaknya leluasa untuk berkegiatan dan membuat pilihan hidup.

Sejumlah pakar psikolog anak sepakat cara Johnson tersebut bisa membuat anak lebih berani ambil risiko dan memahami setiap keputusan mempunyai efek ke diri sendiri.

Johnson mengaku sempat khawatir berlebihan saat kali pertama menjadi orangtua. Namun, dia membaca hasil riset pada tahun 1992 yang menunjukkan manfaat dari membiasakan rasa optimis pada anak.

Baca: Inilah Pola Asuh ala Pangeran William yang Wajib Dicontek Para Ayah di Dunia

Alhasil, dia pun memutuskan untuk tidak terlalu merasa khawatir dan cemas pada kehidupan anak-anaknya.

Sebaliknya, dia membebaskan anak secara bertanggung jawab yang dimulai dari hal-hal kecil, seperti memilih kegiatan ekstrakurikuler, buku bacaan, gaya busana, dan waktu belajar.

Lisa Pisha, seorang konsultan hubungan dan pola asuh anak, menjelaskan, anak-anak yang tumbuh dengan kebebasan memilih sesuai usia anak tumbuh dengan kemampuan menyelesaikan masalah, optimis, dan kestabilan emosi.

“Anak yang diberikan kebebasan dalam memilih dan memahami segala risiko dari pilihan itu memiliki rasa percaya diri dan keinginan untuk sukses lebih besar,” ujar Pisha.

“Sejumlah studi dengan isu terkait memperlihatkan bahwa rasa takut dan minder pada anak tumbuh karena pengaruh orangtua. Anak harusnya diajarkan untuk mengelola rasa takut dan cemas,” imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help