Kesehatan

Hati-hati, Aksi Mendukung Calon Pemimpin dan Kampanye Bisa Bikin Stres

Gejala stres itu bisa dilihat dari timbulnya rasa cemas, sedih, panik, dan juga marah, baik skala ringan atau berat, selama masa kampanye.

Hati-hati, Aksi Mendukung Calon Pemimpin dan Kampanye Bisa Bikin Stres
thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO -- Situasi politik yang tidak menentu, persaingan keras antar pendukung salah satu pasangan calon pemimpin, dan kampanye negatif, menjadi sumber stres baru di masyarakat.

Gejala stres itu bisa dilihat dari timbulnya rasa cemas, sedih, panik, dan juga marah, baik skala ringan atau berat, selama masa kampanye yang memecah belah antar warga.

Di Amerika Serikat, stres selama masa kampanye ternyata juga berlanjut setelah terpilihnya Presiden Donald Trump. 

Laporan baru yang dirilis oleh American Psychological Association (APA) menemukan, 57 persen orang AS menyebut hasil pemilu bikin mereka stres.

Dalam laporan itu yang merupakan bagian dari studi tahunan stres APA di Amerika, 1.019 orang dewasa disurvei, termasuk kaum Republikan dan Demokrat terdaftar.

Baca: Mau Pilih Agus, Ahok, atau Anies? Jangan Stres, Ini Cara Mendukung yang Sehat

Sebanyak 72 persen Demokrat menyebutkan hasil pemilu merupakan sumber stres besar sementara 26 persen Republikan menyebutkan hal sama.

Tetapi, secara keseluruhan dua pertiga masyarakat mengaku stres dengan masa depan negara mereka, termasuk hampir 60 persen Republikan dan 76 persen Demokrat.

Survei tersebut mengukur pula aspek-aspek lain stres. Dari Agustus 2016 ke Januari 2017, stres terhadap aksi terorisme meningkat dari 51 persen menjadi 59 persen, stres terhadap kekerasan polisi kepada kaum minoritas meningkat dari 36 menjadi 44 persen dan stres terhadap keamanan pribadi meningkat dari 29 menjadi 34 persen.

APA mengatakan ini persentasi tertinggi warga Amerika melaporkan stres terhadap keamanan pribadi sejak mereka menyebarkan survei pada 2008.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved