TribunKaltim/

Kunjungan Kerja ke Jatim, Ketua DPRD Berharap Perusda Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat Paser

Ini bentuk kehati-hatian kita dalam merumuskan kebijakan penyertaan modal dan pengelolaan perusahaan daerah.

Kunjungan Kerja ke Jatim, Ketua DPRD Berharap Perusda Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat Paser
HO
Ketua DPRD Paser, Kaharuddin. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Sarassani

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Untuk menyelaraskan berbagai usulan kepentingan masyarakat dengan kebijakan yang nantinya disikapi oleh DPRD Paser, yakni penyertaan modal dan pengelolaan perusahaan milik daerah.

Badan Musyawarah (Banmus) DPRD telah merumuskan program kerja, diantaranya melakukan kunjungan kerja  ke Provinsi Jawa Timur.

Kunjungan ini menurut Ketua DPRD Paser H Kaharuddin, agar mendapat bahan masukan dalam perumusan kebijakan DPRD.

“Tempat dan tujuan kunjungan kerja sengaja kita bagi kebeberapa daerah, agar hasil yang diperoleh beragam untuk kita pilih dan dipilah, program mana  yang nantinya  dapat kita ambil dan diterapkan sesuai kebutuhan dan tuntutan masyarakat Paser,“ kata Kaharuddin.

Baca: Tersiar Kabar Perusda Berdikari Dibekukan, Staf Masih Beraktivitas Seperti Biasa

Kepada pejabat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Biro Perekonomian Setda Pemprov Jatim, Selasa (21/2/2017), Kaharuddin juga menjelaskan kunjungan kerja ke Jatim terkait beberapa isu strategis peyertaan modal dan pengelolaan perusahaan daerah

"Ini bentuk kehati-hatian kita dalam merumuskan kebijakan penyertaan modal dan pengelolaan perusahaan daerah.

Kami ingin BUMD atau Perusda nantinya dapat dikelola dengan baik, sesuai ketentuan serta diharapkan,” ucapnya.

Baca: Ini Besaran Dana yang Dikeluarkan Negara untuk Membiayai Kunjungan Kerja dan Reses DPRD Kota

Kaharuddin juga berharap Perusda kedepan tak lagi membebani anggaran daerah, tapi justru dapat membantu menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui perolehan hasil dari keuntungan perusahaan, serta ikut andil bahkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Paser.

Untuk diketahui, Pemprov Jatim telah melakukan berbagai terobosan terhadap Perusda/BUMD, dalam rangka meningkatkan PAD.

Seperti diantaranya mengubah status dari perusahaan daerah menjadi PT (Perseroan Terbatas), sebagai induk belasan anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang usaha, yakni perhotelan, perkebunan, pengolahan gaplek serta kegiatan lainnya. (*)

Penulis: Sarassani
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help